Sungai Batang – Aktivitas kolam-kolam udang milik pengusaha dari luar daerah yang beroperasi di Jalan Nelayan dan kawasan Wisata Mangrove, Desa Sungai Batang, diduga kuat telah mencemari sungai setempat. Limbah kolam disebut-sebut langsung dibuang ke aliran sungai tanpa pengolahan memadai, sehingga merusak kualitas air dan mengancam kelangsungan hidup masyarakat nelayan.

Masyarakat menyatakan sejak kolam udang tersebut berdiri, kondisi sungai berubah drastis. Air yang sebelumnya jernih kini keruh dan berbau, menyebabkan hasil tangkapan nelayan menurun tajam. Dampak ini dirasakan setiap hari dan secara langsung memukul ekonomi keluarga nelayan.
“Kami hidup dari sungai. Sekarang airnya kotor seperti limbah. Tangkapan menurun, pendapatan berkurang, sementara kolam udang terus beroperasi tanpa memperhatikan dampaknya,” ungkap salah satu warga.
Ironisnya, persoalan ini bukan baru terjadi.
Masyarakat menyebut pencemaran tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun, namun hingga kini tidak terlihat langkah tegas dari pihak berwenang. Aktivitas kolam udang tetap berjalan, sementara nelayan terus menanggung kerugian.
Tak hanya merusak lingkungan, masyarakat juga menilai pengelola kolam udang tidak memberikan kontribusi apa pun kepada desa. Berbagai permohonan bantuan sosial maupun dukungan kegiatan masyarakat disebut tidak pernah ditanggapi.Hasil usaha diambil dari wilayah kami, tapi masyarakat sama sekali tidak dilibatkan dan tidak merasakan manfaat. Ini sangat melukai rasa keadilan,” tegas warga lainnya.
Atas kondisi tersebut, masyarakat Desa Sungai Batang secara terbuka menuntut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan instansi terkait untuk segera turun ke lapangan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Mereka mendesak agar izin, sistem pengelolaan limbah, serta dampak lingkungan kolam udang tersebut diaudit secara transparan.
Masyarakat menegaskan, jika tidak ada tindakan tegas, pencemaran ini dikhawatirkan akan terus berlanjut dan menyebabkan kerusakan lingkungan permanen serta mematikan mata pencaharian nelayan di Desa Sungai Batang.**(team)












