Diduga Lakukan Penyerangan dan Penganiayaan, Seorang Pria di Ombolata Dilaporkan ke Polisi

Nias Utara — Seorang pria yang dikenal dengan nama Ama Rojer dan belum diketahui identitas lengkapnya, diduga melakukan penyerangan, penganiayaan, serta pengancaman terhadap seorang warga berinisial BT. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Ombolata, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku awalnya mendatangi rumah korban sebanyak dua kali sambil melontarkan kata-kata ancaman dan makian. Pada kedatangan berikutnya, pelaku diduga membawa senjata tajam atau benda keras yang disiapkan di gerobak motornya (becak).

Sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian, di antaranya warga setempat bernama Ama Tema, Ina Celsi, serta nenek dan anak korban, menyebutkan bahwa pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap korban secara berulang-ulang.
Korban BT mengaku sempat berupaya menahan dan membela diri karena merasa tertekan atas serangan tersebut. Namun, pelaku diduga terus melakukan penganiayaan tanpa henti.

“Pelaku menyerang saya tanpa alasan yang jelas. Dia datang bolak-balik ke rumah saya, menggedor pintu dengan keras, lalu kembali dan memukul saya berulang kali. Dia juga membawa senjata tajam atau benda keras yang disiapkan di becaknya,” ujar BT kepada awak media.

Informasi yang diperoleh tim media menyebutkan, saat kejadian terduga pelaku diduga berada dalam pengaruh minuman keras, sehingga selain penganiayaan, perbuatannya juga dinilai mengganggu ketertiban umum dan keamanan masyarakat sekitar.

Menariknya, pasca kejadian tersebut, terduga pelaku justru dilaporkan telah melakukan visum dan membuat laporan ke Polsek Lahewa, seolah-olah dirinya merupakan korban dalam insiden tersebut.
Saat dikonfirmasi, pihak Polsek Lahewa membenarkan adanya laporan dimaksud.

“Benar, atas nama tersebut telah dilakukan visum dan yang bersangkutan membuat laporan,” ujar salah satu petugas Polsek Lahewa singkat.

Tidak berhenti di situ, sekitar pukul 22.45 WIB, dari rekaman video yang diterima tim media, adik dari terduga pelaku mendatangi korban di Polsek Lahewa. Dalam rekaman tersebut, adik pelaku diduga kembali melakukan tindakan provokatif yang mengarah pada penyerangan, namun berhasil dilerai oleh aparat kepolisian yang berjaga di lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, motif pasti dari dugaan penyerangan dan penganiayaan tersebut masih belum diketahui.

Tim media menyatakan akan terus melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya untuk memperoleh kejelasan dan perkembangan kasus tersebut.
Tim

Penulis: Tim / Red Editor: Redaksi TL

You cannot copy content of this page