180 Bakal Calon Kepala Sekolah Meranti Diusulkan, Seleksi Ditargetkan Oktober 2026

TEAMLIBAS.COM- MERANTI — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus mempersiapkan proses seleksi bakal calon kepala sekolah (BCKS) untuk memenuhi kebutuhan kepala sekolah di sejumlah satuan pendidikan.

Sebanyak 180 orang bakal calon kepala sekolah diusulkan melalui jalur seleksi reguler. Jumlah tersebut merupakan hasil verifikasi dan pemetaan terhadap guru-guru yang sebelumnya menyatakan kesediaan mengikuti proses seleksi.

Plt. Kepala Disdikbud Kabupaten Kepulauan Meranti, Raja Yusran, mengatakan 180 nama tersebut telah diusulkan dan mendapat persetujuan Bupati Kepulauan Meranti untuk mengikuti tahapan seleksi BCKS.

“Untuk jalur reguler, total ada 180 orang bakal calon kepala sekolah yang kita usulkan,” kata Raja Yusran, didampingi Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan Disdikbud Kepulauan Meranti, Budi Hardiantika, Jumat (18/9).

Raja menjelaskan, secara keseluruhan terdapat 1.004 guru di Kabupaten Kepulauan Meranti yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi bakal calon kepala sekolah.

Dari jumlah tersebut, 919 orang belum pernah menjabat sebagai kepala sekolah, sedangkan 85 orang merupakan kepala sekolah yang telah menyelesaikan masa jabatan atau satu periode.

Selanjutnya, sekitar 400 guru menyatakan bersedia mengikuti seleksi dan mengajukan diri melalui Sistem Informasi Manajemen Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (SIM KSPSTK) dengan mengunggah berbagai dokumen persyaratan.

Setelah itu, Disdikbud melakukan verifikasi terhadap para peserta. Proses tersebut mencakup penilaian rekam jejak, pemetaan kebutuhan kepala sekolah serta pertimbangan kemampuan anggaran daerah.

Dari hasil verifikasi tersebut, ditetapkan sebanyak 180 orang yang dinilai layak dan kemudian diundang untuk mengikuti seleksi reguler.

“Dari 400 orang kita lakukan verifikasi, setelah melihat rekam jejak dan sebagainya, maka dapatlah jumlah yang dianggap layak dan kemudian diundang itu sebanyak 180 orang,” jelas Raja.

Untuk tahapan seleksi, prosesnya akan dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, bekerja sama dengan pemerintah daerah serta Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau.

Salah satu tahapan yang akan dilalui para BCKS yakni seleksi substansi melalui ujian materi.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus, proses kemudian dilanjutkan dengan pendidikan dan pelatihan selama kurang lebih dua pekan. Setelah menyelesaikan tahapan tersebut, peserta akan memperoleh sertifikat dari kementerian sebagai salah satu persyaratan untuk dapat diusulkan menjadi kepala sekolah.

“Setelah itu, mereka baru memperoleh sertifikat dari kementerian sebagai salah satu tahapan untuk dapat diusulkan menjadi kepala sekolah,” ujar Raja.

Mengenai jadwal pelaksanaan, Raja menyebutkan pihaknya masih menunggu kesiapan dari Ditjen GTK dan BGTK Provinsi Riau.

Begitu pula dengan lokasi seleksi, penentuannya berada pada pihak penyelenggara. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai jadwal maupun teknis pelaksanaan seleksi tersebut.

“Untuk pelaksanaannya kita masih menunggu kesiapan dari Ditjen GTK dan BGTK Riau. Termasuk lokasinya, mereka yang menentukan. Mudah-mudahan bulan Oktober 2026 sudah bisa terlaksana,” katanya.

Dengan diusulkannya 180 BCKS tersebut, tahapan penyiapan calon kepala sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti kini memasuki proses seleksi. Selanjutnya, para peserta akan mengikuti tahapan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat hingga nantinya memperoleh sertifikat sebagai salah satu persyaratan untuk dapat diusulkan menjadi kepala sekolah.***

You cannot copy content of this page