TEAMLIBAS.COM- MERANTI — Nilai keimanan, keteladanan ulama, dan penguatan ukhuwah Islamiyah menjadi pesan utama dalam pelaksanaan Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani di Surau Agung, Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (23/9/2026) malam.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan haul tidak semestinya dimaknai sebatas agenda mengenang wafatnya seorang ulama besar. Lebih dari itu, momentum tersebut dinilai penting untuk menggali dan menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan yang diwariskan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani.
Menurut Sudandri, ajaran Syekh Abdul Qodir Al-Jailani mengandung pesan universal tentang keikhlasan dalam beramal, kesabaran menghadapi berbagai ujian, kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, serta keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat.
“Haul wafatnya Syekh Abdul Qodir Al-Jailani bukan sekadar mengenang wafatnya seorang tokoh ulama, tetapi merupakan momentum untuk meneladani akhlak, perjuangan dan ajaran beliau,” ujar Sudandri.
Ia menilai nilai-nilai tersebut tetap memiliki relevansi kuat di tengah dinamika kehidupan masyarakat dan perkembangan zaman. Karena itu, kegiatan keagamaan seperti haul diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi turut memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Sudandri juga menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, memperkuat kepedulian sosial serta membangun persatuan di tengah masyarakat.
“Sebagai pemerintah daerah, saya melihat haul ini bukan hanya sebagai acara keagamaan, tetapi juga sebagai sarana memperkokoh persatuan dan kesatuan,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti turut memberikan bantuan sebesar Rp25 juta untuk mendukung kelancaran pelaksanaan haul tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia Haul, Ustaz Zainul Arifin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Ia mengungkapkan, panitia berhasil menghimpun dukungan dana dari para badal dan donatur sebesar Rp150.550.000, di luar bantuan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Dukungan tersebut juga datang dalam berbagai bentuk, mulai dari material hingga tenaga dan partisipasi masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh Bapak dan Ibu yang telah membantu acara ini dari awal sampai akhir, baik berupa doa, tenaga, material maupun bantuan lainnya. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal kebaikan dan memberikan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Dr. KH. A. Abu Yazid, SH., M.Pd.I, Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Hidayatussolihin Pekanbaru.
Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut turut mencerminkan kuatnya tradisi keagamaan dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Desa Insit. Haul diharapkan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kesinambungan nilai-nilai keislaman yang telah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Anggota DPRD Kepulauan Meranti Noli Sugiharto, S.Psi., para ulama dan tokoh agama, Camat Tebing Tinggi Barat beserta jajaran, para kepala desa, serta jamaah dan masyarakat.***





