TEAMLIBAS.COM- PEKANBARU – Prestasi membanggakan ditorehkan Kampar Junior FA. Tim sepak bola usia dini yang membawa semangat Sang Tobuan Tanaa (Manyongek) itu sukses mengukuhkan diri sebagai juara kategori U-10 dalam ajang Piala Bela Negara Kemenhan APSUMSI GAMBASI Regional Riau 2026.
Gelar juara tersebut diraih setelah Kampar Junior FA tampil impresif dan menaklukkan Sinar Sakti dengan skor telak 4-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Tumpal Sinaga, Pekanbaru, 24–25 Oktober 2026.
Kemenangan meyakinkan itu sekaligus mengantarkan Kampar Junior FA menjadi wakil Provinsi Riau untuk berlaga pada putaran nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 7–8 November 2026.
Kompetisi tersebut diikuti sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai daerah di Riau, dengan mempertandingkan kategori kelompok umur U-10 dan U-12. Ajang ini menjadi ruang kompetisi sekaligus pembuktian kualitas pembinaan sepak bola usia dini di daerah.
Sejak menjalani rangkaian pertandingan, Kampar Junior FA menunjukkan performa yang meyakinkan. Puncaknya, pada laga final, tim berjuluk Tobuan Tanah Kampar itu tampil agresif, disiplin, dan efektif hingga mampu menuntaskan pertandingan dengan kemenangan empat gol tanpa balas.
Keberhasilan tersebut semakin lengkap setelah dua pemain Kampar Junior FA meraih penghargaan individu. Alif Aldian dinobatkan sebagai Pemain Terbaik, sedangkan Habsi memperoleh gelar Kiper Terbaik.
Capaian ini tidak hanya mempertegas kualitas permainan tim secara kolektif, tetapi juga menunjukkan potensi individu para pemain muda yang terus berkembang melalui proses latihan dan pembinaan berkelanjutan.
Manajer Kampar Junior FA, Brigadir Novri Irnaldi, S.H., mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan para pemain yang dinilainya tampil maksimal sepanjang turnamen.
Menurut pria yang akrab disapa Ocu Nov tersebut, keberhasilan meraih gelar juara merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemain, pelatih, manajemen, serta dukungan penuh orang tua.
“Saya merasa bangga dan salut atas perjuangan anak-anak Tobuan Tanah dalam mengejar prestasi. Berkat kerja keras, disiplin, dan kemampuan menerapkan instruksi pelatih, mereka mampu menjadi yang terbaik pada ajang ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk meningkatkan kualitas permainan menjelang kompetisi tingkat nasional.
Ocu Nov juga menyampaikan bahwa pihaknya berencana melaporkan hasil pertandingan tersebut kepada Bupati Kampar sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus penyampaian kabar baik atas keberhasilan tim membawa nama Riau ke tingkat nasional.
Ia turut mengapresiasi dukungan Wakil Bupati Kampar yang, menurutnya, telah memberikan respons positif terhadap rencana keberangkatan tim ke Jakarta.
“Kami juga akan menyampaikan hasil ini kepada Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Riau. Kami berharap dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia dini terus diperkuat agar anak-anak Riau mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” katanya.
Kebahagiaan serupa disampaikan pelatih kepala Kampar Junior FA, Roi Zidan, bersama jajaran asisten pelatih Ossama, Wahyu, dan Rizki Kolek.
Mereka mengaku bangga sekaligus terharu melihat perjuangan para pemain yang mampu menjawab tantangan kompetisi dengan hasil membanggakan.
Namun, kemenangan di tingkat regional tidak membuat tim berpuas diri. Jajaran pelatih kini diarahkan untuk memusatkan perhatian pada peningkatan intensitas latihan, pematangan taktik, penguatan fisik, serta kesiapan mental pemain sebelum menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Target besar pun mulai dipasang, yakni membawa Kampar Junior FA tampil maksimal dan berjuang meraih prestasi tertinggi di Jakarta.
Perjalanan menuju panggung nasional menjadi tantangan baru bagi para pemain muda tersebut. Karena itu, konsistensi latihan, kedisiplinan, kekompakan, dan dukungan berbagai pihak akan menjadi faktor penting dalam menjaga performa tim.
Sementara itu, Direktur Teknik Kampar Junior FA, Buya Yul Tanjung, S.P., yang juga menjabat sebagai pelatih kepala SMA SKO Riau sekaligus salah satu Coach Educator PSSI Riau, menilai keberhasilan tersebut merupakan buah kesungguhan seluruh unsur yang terlibat dalam pembinaan.
Menurutnya, prestasi tidak hadir secara instan. Ada proses panjang yang melibatkan keseriusan pelatih, komitmen pemain, dukungan orang tua, serta lingkungan pembinaan yang mampu memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan.
Ia menjelaskan, Kampar Junior FA menjalankan pembinaan pemain dari kelompok usia 6 hingga 17 tahun. Pembinaan berjenjang tersebut menjadi bagian dari upaya membangun fondasi sepak bola yang kuat sekaligus menyiapkan pemain untuk menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
Buya Yul juga menyebutkan bahwa Kampar Junior FA pernah mencatatkan prestasi sebagai runner-up tingkat Provinsi Riau pada Piala Soeratin U-17. Menurutnya, capaian di kelompok U-10 saat ini menjadi tambahan motivasi untuk menjaga kesinambungan prestasi di berbagai kelompok umur.
“Kami berharap dukungan Bupati dan Wakil Bupati Kampar, KONI, serta Askab PSSI Kampar terus menguatkan pembinaan sepak bola. Prestasi harus dijaga melalui proses yang konsisten, bukan hanya dirayakan ketika berhasil menjadi juara,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembinaan usia dini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan sepak bola daerah. Karena itu, kolaborasi antara klub, pemerintah, organisasi olahraga, orang tua, dan masyarakat perlu terus dibangun.
Keberhasilan Kampar Junior FA menjadi juara Regional Riau 2026 bukan sekadar pencapaian di atas lapangan. Prestasi ini juga membawa harapan bagi perkembangan sepak bola usia dini di Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau.
Tiket menuju Jakarta kini menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta membuktikan bahwa pembinaan di daerah mampu melahirkan talenta yang kompetitif.
Di balik kemenangan 4-0 atas Sinar Sakti, tersimpan tanggung jawab besar untuk mempersiapkan diri menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh. Dukungan masyarakat, kesiapan tim, dan keberlanjutan pembinaan akan menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.
Menutup keterangannya, Buya Yul Tanjung memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Riau, khususnya Kabupaten Kampar, agar Kampar Junior FA dapat menjalani putaran nasional dengan baik dan membawa pulang prestasi membanggakan.
“Mohon doa seluruh masyarakat Riau, khususnya Kabupaten Kampar, semoga Kampar Junior FA sukses di tingkat nasional. Aamiin,” tutupnya.***













