Teamlibas.com : Meranti,- Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti di bawah jajaran Polda Riau terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan infrastruktur pedesaan melalui program Satgas Darurat Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Perkerjaan Sudah Masuk Hari Ketiga Hingga hari ketigaSabtu (31/1/2026).
Selain itu, progres pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai target.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto, serta perintah langsung Kapolri dan Kapolda Riau dalam rangka menjamin keselamatan masyarakat, kelancaran akses pendidikan, serta penguatan social inclusion di wilayah pedesaan.
Fokus Pembangunan di Tiga Lokasi Strategis Pembangunan jembatan Merah Putih Presisi pada hari ketiga difokuskan di tiga lokasi utama, yakni wilayah Polsek Tebing Tinggi, Polsek Tebing Tinggi Barat, dan Polsek Rangsang.
1. Jembatan SDN 018 Semulut, Kecamatan Tebing Tinggi.
Di wilayah Polsek Tebing Tinggi, Satgas Darurat Pembangunan Jembatan melaksanakan kegiatan di SDN 018 Semulut, Dusun Semulut, Desa Banglas Barat. Sebanyak 10 personel Satgas yang terdiri dari unsur Satbrimob, Ditpolairud, dan Ditsamapta, bersinergi dengan personel Polsek Tebing Tinggi dan Polsek Rangsang Barat serta para pekerja.
Adapun progres pekerjaan hari ketiga meliputi Pemasangan baut untuk mengikat komponen kayu jembatan;
Pelapisan kayu jembatan menggunakan cat minyak hitam (creosote) guna perlindungan struktural jangka panjang;
Pemasangan kepingan lantai jembatan kayu.Seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi dan berlangsung dalam situasi aman dan terkendali.
2. Jembatan Akses MTS Al-Anshor, Tebing Tinggi Barat
Sementara itu, pembangunan jembatan Merah Putih Presisi di MTS Al-Anshor, Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, memasuki hari ketiga dengan melibatkan personel Polsek Tebing Tinggi Barat bersama masyarakat setempat.
Pekerjaan yang telah diselesaikan pada hari ketiga antara lain:Pemasangan mal balok;Perakitan besi lantai jembatan.Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan kondisi keamanan yang kondusif.
3. Jembatan Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang
Di wilayah Polsek Rangsang, pembangunan jembatan Merah Putih Presisi dilaksanakan di Jalan Poros Dusun III, Desa Tanjung Gemuk. Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., bersama Kepala Desa dan masyarakat setempat, secara langsung terlibat dalam proses pembangunan.
Fokus pekerjaan hari ketiga meliputi:
Pembuatan balok beton (sloof) pada pondasi;Proses pengecoran balok pondasi untuk memperkuat struktur jembatan.
Tahapan ini bertujuan untuk memastikan jembatan memiliki struktur yang kokoh, aman, dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB tanpa kendala berarti.
Komitmen Polri Hadir di Tengah Masyarakat.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pembangunan jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar warga pedesaan.
“Program ini tidak hanya soal pembangunan fisik jembatan, tetapi juga memastikan keselamatan, akses pendidikan bagi anak-anak, serta memperkuat konektivitas dan inklusi sosial masyarakat,” ujar Kapolres.
Hingga hari ketiga, seluruh rangkaian kegiatan pembangunan jembatan Merah Putih Presisi di Kabupaten Kepulauan Meranti berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana, serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.












