Kalezic Kembali ke PSM: Bukan Sosok Asing, Rumor Menguat

PSM Makassar Sambut Musim Baru dengan Pelatih Berpengalaman: Darije Kalezic Kembali Membesut Pasukan Ramang

PSM Makassar tampaknya tidak ingin membuang waktu dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Super League musim 2026-2026. Setelah mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan Tomas Trucha, yang dinilai belum mampu mendongkrak performa tim secara signifikan, manajemen Juku Eja dikabarkan telah bergerak cepat dan mencapai kesepakatan dengan seorang pelatih yang tidak asing lagi bagi publik Makassar: Darije Kalezic.

Pelatih berusia 56 tahun asal Bosnia dan Herzegovina ini digadang-gadang akan kembali memimpin Pasukan Ramang untuk musim mendatang. Kehadiran Kalezic bukan sekadar nama baru, melainkan sebuah reuni yang menyimpan catatan keberhasilan. Pada tahun 2019, pemegang lisensi Pro-UEFA ini pernah menukangi PSM Makassar dan berhasil memberikan gelar bergengsi, yaitu Piala Indonesia, dalam musim perdananya di Tanah Air.

Meskipun demikian, perjalanan karier Darije Kalezic bersama PSM Makassar pada periode tersebut terbilang singkat. Ditunjuk pada 2 Februari 2019, ia mengakhiri masa baktinya pada 16 Desember 2019. Selama kurun waktu tersebut, Kalezic mendampingi PSM Makassar dalam 53 pertandingan resmi di Liga Indonesia. Namun, sayangnya, musim itu gelar juara liga belum berhasil digenggam oleh tim kebanggaan Makassar, yang kala itu diraih oleh Bali United.

Profil dan Rekam Jejak Darije Kalezic

Darije Kalezic memiliki rekam jejak yang cukup mentereng di kancah sepak bola Eropa sebelum merapat ke Indonesia. Sebagai seorang mantan pemain yang pernah berkarier di Eredivisie Belanda bersama RKC Waalwijk, ia memiliki pemahaman mendalam tentang dinamika permainan sepak bola modern. Lisensi Pro-UEFA yang dimilikinya menunjukkan tingkat kompetensi tertinggi dalam kepelatihan.

Sepanjang kariernya sebagai pelatih, Kalezic dikenal menyukai formasi 4-2-3-1. Formasi ini mengandalkan keseimbangan antara lini pertahanan dan serangan, dengan kreativitas dari tiga gelandang serang yang mendukung satu penyerang tunggal. Pendekatan taktis ini diharapkan dapat memberikan warna baru dan kekuatan tambahan bagi PSM Makassar di musim mendatang.

Sebelum kembali dikaitkan dengan PSM Makassar, Darije Kalezic sempat menangani beberapa klub. Salah satunya adalah ADO Den Haag, klub yang juga berkompetisi di Eredivisie Belanda. Pengalaman melatih di liga top Eropa ini tentu menjadi nilai tambah tersendiri.

Peluang Kembali dan Harapan Suporter

Peluang PSM Makassar untuk kembali mengontrak Darije Kalezic terbilang cukup besar. Hal ini dikarenakan per November 2025, pelatih asal Bosnia Herzegovina ini diketahui sedang menganggur. Terakhir kali ia menjabat sebagai pelatih adalah di FK TSC Bačka Topola, yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Serbia. Keputusannya untuk meninggalkan klub tersebut membuka pintu bagi PSM Makassar untuk kembali menjajaki kemungkinannya.

Rumor kembalinya Darije Kalezic ke Stadion BJ Habibie, markas PSM Makassar, telah menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter. Berbagai akun fanbase sepak bola, termasuk yang khusus mendukung PSM Makassar, turut ramai membicarakan potensi kembalinya sang pelatih. Antusiasme ini tentu saja sangat positif dan menunjukkan tingginya harapan para pendukung agar PSM Makassar dapat kembali berprestasi di kancah sepak bola nasional.

Kembalinya pelatih yang pernah membawa gelar Piala Indonesia tentu menjadi modal berharga bagi PSM Makassar. Dengan pengalaman dan pemahaman yang dimiliki Darije Kalezic tentang atmosfer sepak bola Indonesia, diharapkan ia dapat segera beradaptasi dan membawa PSM Makassar meraih kesuksesan yang lebih besar di musim Super League 2026-2026. Para penggemar setia Pasukan Ramang tentu menantikan gebrakan dan performa gemilang di bawah arahan pelatih yang sudah terbukti kualitasnya ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page