Sujud Syukur Jemaah Haji di Tanah Air: Momen Haru Embarkasi Solo

Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Solo Tiba Kembali di Tanah Air

Boyolali, 2 Juni 2026 – Suasana haru bercampur kebahagiaan menyelimuti Gedung Muzdalifah, Asrama Haji Donohudan (AHD), Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, pada Selasa malam. Sebanyak 358 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Solo, seluruhnya berasal dari Kabupaten Tegal, akhirnya menjejakkan kaki kembali di Tanah Air. Kepulangan mereka menandai berakhirnya rangkaian ibadah haji yang telah mereka laksanakan selama 42 hari di Tanah Suci.

Pesawat yang membawa rombongan jemaah tersebut mendarat dengan selamat di Bandara Adi Soemarmo pada pukul 20.37 WIB. Setelah melewati serangkaian proses pemeriksaan keimigrasian dan bea cukai di bandara, para jemaah kemudian diarahkan menuju Asrama Haji Donohudan untuk proses selanjutnya sebelum akhirnya dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

Momen Haru dan Syukur Seketika

Begitu para jemaah turun dari bus pengangkut, raut wajah syukur terpancar jelas. Momen yang paling mengharukan terlihat pada pasangan suami istri, Imam Subekhi dan Hamidah. Keduanya tak kuasa menahan haru dan langsung melakukan sujud syukur begitu menginjakkan kaki di halaman asrama haji.

Kepada awak media, Subekhi menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam atas kelancaran seluruh rangkaian perjalanan ibadah hajinya. Ia dan sang istri kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat walafiat.

“Alhamdulillah, perjalanan kami lancar dan hari ini kami sudah tiba kembali di Tanah Air. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada kami. Selama berada di Tanah Suci, kami merasa terlayani dengan sangat baik, mulai dari akomodasi di Arafah, makanan, hingga fasilitas lainnya,” ujar Subekhi.

Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian ibadah haji dapat dilaksanakan dengan khusyuk bersama rombongannya, dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan. “Alhamdulillah, ibadah kami berjalan lancar. Kami satu rombongan bisa mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji dengan penuh tuma’ninah,” tuturnya.

Penantian Panjang Terbayar Lunas

Ungkapan syukur yang sama juga datang dari jemaah lainnya, Diah Karlita, asal Desa Kendalserut, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal. Bersama suaminya, Ali Yusni, Diah akhirnya dapat menunaikan rukun Islam kelima setelah menanti antrean selama kurang lebih 14 tahun.

Menurut Diah, penantian panjang tersebut terbayarkan lunas dengan kesempatan berharga untuk beribadah di Tanah Suci. Pengalaman ibadah hajinya berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti.

“Kami sangat bersyukur akhirnya mendapatkan panggilan untuk menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh ibadah kami diterima oleh Allah SWT. Pelayanan yang diberikan, mulai dari keberangkatan, selama di Tanah Suci, hingga kepulangan ini, semuanya berjalan baik dan tanpa kendala,” ungkap Diah dengan mata berkaca-kaca.

Awal Pemulangan Jemaah Haji 2026

Kepulangan Kloter 1 Embarkasi Solo ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pemulangan seluruh jemaah haji Embarkasi Solo untuk tahun 2026. Setelah menyelesaikan seluruh proses penerimaan dan administrasi di Asrama Haji Donohudan, para jemaah akan melanjutkan perjalanan mereka untuk bertemu kembali dengan keluarga tercinta di daerah asal masing-masing.

Proses kepulangan ini merupakan puncak dari persiapan matang yang telah dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah, petugas haji, dan seluruh jemaah itu sendiri. Harapannya, seluruh jemaah dapat kembali ke rumah dengan membawa predikat haji mabrur dan mabrurah, serta menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page