Bupati Asmar Salurkan Rp61,5 Juta untuk Korban Kebakaran, Wujud Nyata Kepedulian Guru dan ASN Meranti

TEAMLIBAS.COM-MERANTI — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar guru dan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Meranti. Solidaritas tersebut diwujudkan melalui penggalangan dana sebesar Rp61.526.000 untuk membantu keluarga guru yang menjadi korban kebakaran di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi.

Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar kepada keluarga korban, Rabu (30/9/2026). Bantuan itu diharapkan menjadi bagian dari upaya meringankan beban keluarga sekaligus mendukung proses pembangunan kembali rumah yang terbakar.

Kebakaran yang terjadi pada 20 September 2026 tersebut menghanguskan rumah keluarga korban. Salah seorang anggota keluarga yang terdampak merupakan guru yang selama ini mengabdikan diri di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti, R. Yusran, mengatakan penggalangan dana dilakukan sebagai bentuk solidaritas setelah pihaknya memperoleh informasi mengenai musibah yang menimpa keluarga tersebut.

Menurutnya, kepedulian itu kemudian dihimpun dari para guru se-Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Pada 20 September telah terjadi musibah kebakaran di rumah kediaman salah satu guru. Kami kemudian mendapat arahan untuk menggalang donasi dari rekan-rekan guru se-Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujar Yusran.

Upaya tersebut mendapat respons positif dari keluarga besar guru. Hingga bantuan diserahkan, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp61.526.000.

Tak hanya bantuan dalam bentuk uang, keluarga korban juga mendapat sejumlah perlengkapan rumah tangga untuk menunjang kebutuhan mereka pascakebakaran.

“Alhamdulillah, dari donasi rekan-rekan guru se-Kabupaten Kepulauan Meranti telah terkumpul Rp61.526.000. Kami juga menyiapkan bantuan berupa perlengkapan rumah tangga untuk ibu dan anaknya,” kata Yusran.

Santunan dan bantuan perlengkapan rumah tangga tersebut diterima oleh Rosmayanti Mariesta (25), salah seorang anak dari keluarga korban.

Momen penyerahan berlangsung penuh haru. Di tengah kondisi keluarga yang masih berupaya bangkit setelah kehilangan tempat tinggal, dukungan dari para guru, ASN, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi penguat untuk kembali menata kehidupan.

Rosmayanti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Kepulauan Meranti, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, keluarga besar guru, ASN serta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian kepada keluarganya.

“Terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan. Semoga semua yang telah membantu dilindungi oleh Allah SWT,” ucap Rosmayanti.

Bupati Asmar menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan cerminan kekompakan dan kepedulian keluarga besar guru serta ASN ketika salah seorang di antara mereka menghadapi musibah.

“Ini adalah bentuk kekompakan bersama. Para guru dan ASN ketika ada sesama guru atau ASN yang mendapat musibah, santunan ini menjadi bentuk dukungan dan kepedulian kita,” kata Asmar.

Ia berharap dana yang terkumpul dapat dimanfaatkan secara tepat, khususnya untuk membantu memenuhi kebutuhan material pembangunan kembali rumah yang terbakar.

“Dengan bantuan Rp61.526.000 ini, mudah-mudahan bisa membantu membeli material bangunan, sehingga rumah Bu Rosmayanti dapat dibangun kembali,” ujarnya.

Asmar juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan keluarga korban yang secara swadaya turut bergotong royong membantu proses pembangunan kembali rumah tersebut.

Menurutnya, musibah yang dialami keluarga korban bukan hanya menjadi persoalan keluarga, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan keluarga besar guru, kami turut merasakan kesedihan yang dialami Bu Ros dan keluarga. Musibah ini merupakan ketetapan Allah SWT. Kita harus tetap sabar dalam menghadapinya dan mudah-mudahan ada hikmah di balik musibah ini,” ungkap Asmar.

Kepedulian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap keluarga korban sebelumnya juga telah diwujudkan melalui kunjungan langsung Bupati Asmar.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah menyerahkan sejumlah bantuan, di antaranya sembako, peralatan rumah tangga, serta dokumen kependudukan berupa KTP dan kartu keluarga (KK).

Rangkaian bantuan tersebut menunjukkan bahwa penanganan pascakebakaran tidak berhenti pada bantuan darurat, tetapi juga diarahkan untuk membantu keluarga korban kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap dukungan yang datang dari pemerintah daerah, keluarga besar guru, ASN dan masyarakat dapat menjadi kekuatan bagi keluarga korban untuk bangkit, sekaligus mempercepat proses pembangunan kembali rumah mereka.

Di tengah musibah, solidaritas tersebut menjadi pesan penting bahwa ketika satu keluarga mengalami cobaan, kepedulian bersama dapat menjadi kekuatan untuk kembali berdiri.***

Laporan: Khairul

You cannot copy content of this page