TEAMLIBAS.COM- MERANTI — Peta perolehan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai terang. Rekapitulasi hasil pemungutan suara yang digelar Kamis (8/10/2026) telah rampung, dengan 12 calon kepala desa tercatat memperoleh suara terbanyak di masing-masing desa penyelenggara.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kepulauan Meranti, Drs. Asrorudin, M.Si., melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes), Ardath, S.I.P., menyampaikan bahwa seluruh hasil penghitungan suara dari 12 desa telah direkapitulasi.
Menurut Ardath, hasil tersebut menjadi dasar bagi panitia untuk melanjutkan tahapan Pilkades sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, hingga proses penetapan kepala desa terpilih.
“Rekapitulasi suara dari 12 desa sudah rampung. Masing-masing desa telah memiliki calon yang memperoleh suara terbanyak berdasarkan hasil penghitungan panitia,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (9/10/2026).
Di Kecamatan Tebing Tinggi, Muhammad Ismun, calon nomor urut 03, mencatat perolehan suara tertinggi di Desa Alah Air dengan 2.804 suara. Dari total 2.819 suara yang masuk, sebanyak 15 suara dinyatakan tidak sah.
Sementara itu, di Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Jumir, calon nomor urut 02, unggul di Desa Insit dengan raihan 1.457 suara. Dari total 1.496 suara, terdapat 39 suara tidak sah.
Persaingan di Kecamatan Rangsang Pesisir menghasilkan dua calon peraih suara terbanyak. Harun Al Rasyid, calon nomor urut 03, unggul di Desa Bungur dengan 1.141 suara. Adapun di Desa Beting, Sutarno, calon nomor urut 01, memperoleh 720 suara.
Di Kecamatan Rangsang, perolehan suara tertinggi tersebar pada tiga calon di tiga desa berbeda.
Syaripudin, calon nomor urut 01, meraih 539 suara di Desa Tanjung Medang. Aidil Khairis, calon nomor urut 02, memperoleh 969 suara di Desa Dwi Tunggal, dengan 122 suara tercatat tidak sah.
Sementara itu, M. Musalim, calon nomor urut 01, unggul di Desa Wonosari dengan perolehan 575 suara.
Bergeser ke Kecamatan Merbau, Jumilan, calon nomor urut 01, menjadi peraih suara terbanyak di Desa Tanjung Kulim dengan 379 suara dari total 384 suara yang masuk.
Di Kecamatan Pulau Merbau, Sumarno, calon nomor urut 01, memperoleh 801 suara di Desa Baran Melintang. Sedangkan di Desa Pangkalan Balai, Muhammad Isroni, calon nomor urut 03, meraih 488 suara. Berdasarkan data rekapitulasi yang disampaikan, tidak terdapat suara tidak sah di desa tersebut.
Dua desa lainnya berada di Kecamatan Tasik Putri Puyu. Rahmat Hidayat, calon nomor urut 01, unggul di Desa Kudap dengan 992 suara. Sementara Azman, calon nomor urut 03, memperoleh 1.046 suara di Desa Mengkopot dari total 1.072 suara yang masuk.
Ardath menegaskan, rampungnya rekapitulasi bukan berarti seluruh tahapan Pilkades telah selesai. Proses selanjutnya tetap harus dilaksanakan sesuai ketentuan hingga penetapan akhir dan pelantikan kepala desa terpilih.
Ia juga mengingatkan para calon beserta pendukungnya agar menyikapi hasil pemungutan suara secara dewasa dan tidak membiarkan perbedaan pilihan mengganggu keharmonisan masyarakat.
“Kami berharap seluruh pihak menghormati hasil rekapitulasi dan tetap menjaga persatuan. Siapa pun yang nantinya ditetapkan menjadi kepala desa harus mampu merangkul seluruh masyarakat,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penting agar kontestasi demokrasi di tingkat desa tidak berhenti pada persoalan menang atau kalah, tetapi berlanjut pada komitmen bersama membangun desa dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Asmar Bersama Forkopimda Pantau Pelaksanaan Pilkades
Sebelumnya, pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di Kepulauan Meranti turut mendapat pemantauan langsung dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn.) H. Asmar, meninjau sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Barat pada Kamis (8/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Asmar didampingi Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, S.I.K., Pabung Kodim Bengkalis Mayor Inf Rusli Dongoran, Danposal Selatpanjang Lettu Laut (P) Hadi Ismanto, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Kasubsi I Intelijen Dorta Mauli, S.H.
Rombongan juga melibatkan Kepala DPMD Meranti Drs. Asrorudin, M.Si., Kepala Disdukcapil Widodo, Plt. Kepala Diskominfotik Sukri, Ketua KPU Meranti Katmuji, M.Si., Kabag Prokopim Yusran, Camat Tebing Tinggi Ratna, Camat Tebing Tinggi Barat Rinaldi, jajaran Bawaslu, para kapolsek, serta unsur pengamanan lainnya.
Tiga lokasi menjadi sasaran peninjauan, yakni TPS 04 dan TPS 02 di Desa Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi, serta TPS 02 di Kantor Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.
Pemantauan juga dilakukan oleh jajaran pemerintah daerah di kecamatan lain. Sekretaris Daerah H. Sudandri, S.H., bersama pejabat pendamping yang disebutkan dalam laporan, turun ke Kecamatan Pulau Merbau. Asisten I H. Irmansyah memantau wilayah Kecamatan Rangsang, sedangkan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Febriadi, meninjau Kecamatan Rangsang Pesisir.
Rampungnya rekapitulasi suara menjadi tahapan penting dalam pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di Kepulauan Meranti. Selanjutnya, seluruh proses tetap menunggu tahapan administrasi dan penetapan sesuai aturan, dengan harapan kepala desa yang nantinya ditetapkan mampu menjaga kepercayaan masyarakat serta membawa kemajuan bagi desa masing-masing.***













