RSUD Sele Be Solu Tingkatkan Kesiapan Akreditasi Menjelang November 2026
Sorong – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sele Be Solu di Kota Sorong menunjukkan progres signifikan dalam mempersiapkan diri menjelang proses akreditasi yang dijadwalkan pada November 2026. Hingga awal Juni 2026, tingkat kesiapan rumah sakit ini dilaporkan telah mencapai 80 persen, menandakan langkah maju yang solid menuju pemenuhan standar pelayanan kesehatan yang ketat.
Persiapan komprehensif ini mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari penyelesaian dokumen administrasi yang terperinci, pembenahan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana (sarpras) guna memastikan fasilitas yang optimal, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan RSUD Sele Be Solu mampu menyajikan standar pelayanan kesehatan yang tidak hanya sesuai, tetapi juga melampaui ekspektasi yang ditetapkan.
Menggerakkan Semangat Melalui Kegiatan Internal
Untuk menjaga momentum dan memotivasi seluruh staf, Tim Akreditasi RSUD Sele Be Solu secara aktif menggelar serangkaian kegiatan internal yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan, kesadaran, dan semangat kerja tim. Inisiatif-inisiatif ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki tujuan strategis dalam mempersiapkan tenaga kesehatan menghadapi tantangan akreditasi.
Beberapa kegiatan yang telah diselenggarakan meliputi:
- Lomba Dance Hand Hygiene: Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi dan mempraktikkan pentingnya kebersihan tangan yang benar dan efektif di kalangan tenaga kesehatan. Melalui format yang menarik dan interaktif, diharapkan praktik cuci tangan yang baik dapat tertanam kuat sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari.
- Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD): Pelatihan ini sangat vital dalam mempersiapkan staf untuk merespons situasi darurat medis dengan cepat dan tepat. Penguasaan teknik BHD yang mumpuni dapat menjadi penentu dalam menyelamatkan nyawa pasien.
- Lomba Kebersihan Lingkungan Rumah Sakit: Kebersihan lingkungan merupakan elemen fundamental dalam menciptakan suasana penyembuhan yang aman dan nyaman bagi pasien. Lomba ini mendorong seluruh unit kerja untuk menjaga standar kebersihan tertinggi di area masing-masing.
Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis tenaga kesehatan, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan komitmen terhadap kualitas pelayanan yang cepat, aman, dan bermutu tinggi.
Dukungan Penuh Pemerintah Kota Sorong
Langkah proaktif RSUD Sele Be Solu dalam mempersiapkan akreditasi mendapatkan apresiasi penuh dari Pemerintah Kota Sorong. Yowel Oktovianus Gifelem, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Sorong sekaligus Anggota Dewan Pengawas RSUD Sele Be Solu, secara tegas menyatakan dukungan pemerintah.
“Pemerintah Kota Sorong mendukung penuh RSUD Sele Be Solu menjelang akreditasi November nanti,” ujar Yowel. “Kami berharap seluruh persiapan mencapai 100 persen tepat waktu, sehingga semua standar operasional prosedur (SOP) terpenuhi dengan baik.” Dukungan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan di wilayahnya.
Akreditasi Sebagai Momentum Peningkatan Mutu Berkelanjutan
Direktur RSUD Sele Be Solu, drg. Susi Petronela Djitmau, menekankan bahwa proses akreditasi bukan sekadar upaya untuk memenuhi persyaratan administrasi semata. Sebaliknya, akreditasi dipandang sebagai sebuah momentum krusial untuk mendorong peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan.
“Pemberian penghargaan dalam lomba internal merupakan upaya membangun budaya kerja yang disiplin dan sesuai standar,” jelas drg. Susi. “Fokus utama kami saat ini adalah merampungkan dokumen yang progresnya sudah di atas 80 persen, serta menyelesaikan tahap akhir pembenahan sarpras.”
Tim manajemen rumah sakit juga tengah fokus pada pembekalan dan penyegaran bagi seluruh tim. Tujuannya adalah untuk memastikan konsistensi dalam penerapan standar pelayanan dan menjaga semangat juang menjelang penilaian akreditasi.
“Kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar RSUD Sele Be Solu dapat memenuhi seluruh standar akreditasi yang ditetapkan pemerintah,” pungkas drg. Susi. Komitmen ini mencerminkan kesadaran bahwa setiap keluhan dari pasien merupakan bahan evaluasi yang berharga untuk terus memperbaiki kualitas layanan yang diberikan. Dengan persiapan yang matang dan dukungan yang kuat, RSUD Sele Be Solu optimis dapat meraih hasil terbaik dalam proses akreditasi mendatang.













