15 Pejabat Lulus Seleksi Administrasi Lelang Jabatan di Pidie
Sebanyak 15 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie berhasil melewati tahap administrasi dalam lelang lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Proses seleksi ini diselenggarakan di tempat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie, pada Selasa, Juni 2026. Kelima posisi JPTP yang dibuka meliputi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perhubungan, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie.
Umar Mahdi, selaku Ketua Panitia Seleksi JPTP Pemerintah Kabupaten Pidie, menjelaskan bahwa seluruh peserta yang mendaftar telah dinyatakan lulus pada tahapan administrasi. “Untuk persyaratan awal, yaitu seleksi administrasi, telah selesai dilaksanakan dengan 15 orang peserta. Semuanya dinyatakan lulus,” ujar Umar Mahdi.
Berikut adalah daftar pejabat yang dinyatakan lulus seleksi administrasi:
- Sri Rahayu SE: Dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Pidie.
- Azhari SPi: Dari Dinas Kelautan dan Perikanan Pidie.
- Jerry Merisa SP: Dari Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian.
- Jamaluddin SSos: Dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Pidie.
- Maimun ST MT: Dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Pidie.
- Zulkhaidir SSos: Dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pidie.
- Nasrinah Hanim SSTP MSi: Dari Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Pidie.
- Muhammad Khaled ST MT: Dari Dinas Perhubungan Pidie.
- Firdaus MY ST MT: Dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pidie.
- Mukhtar SSos: Dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pidie.
- Irwansyah Putra MKes: Dari Dinas Sosial Pidie.
- Muhammad Harris SSTP MSi: Dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi.
- Muslim SSos MSi: Dari Dinas Perhubungan Pidie.
- Darwinsyah Arida ST: Dari Kantor Camat Peukan Baro.
- Samsul Bahri SKM MPH: Bertugas di Kantor Camat Mila.
Tahapan Seleksi Selanjutnya: Penulisan dan Presentasi Makalah
Setelah dinyatakan lulus administrasi, para peserta melanjutkan ke tahap seleksi penulisan makalah. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari yang sama, Selasa, Juni 2026, bertempat di Aula Diklat BKPSDM Pidie. Makalah yang disusun oleh peserta harus relevan dengan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) yang mereka pilih, serta membahas mengenai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan isu-isu strategis pembangunan di Kabupaten Pidie.
“Satu peserta diperbolehkan untuk memilih hingga tiga SKPK. Penentuan kelulusan akhir akan didasarkan pada nilai tertinggi yang diperoleh oleh masing-masing peserta,” jelas Umar Mahdi.
Selanjutnya, pada hari Rabu, Juni 2026, para peserta dijadwalkan untuk mempresentasikan makalah mereka. Presentasi ini dimulai pukul 08.00 WIB, masih bertempat di Aula Diklat BKPSDM Pidie. Tahapan ini menjadi krusial untuk mengevaluasi pemahaman mendalam dan gagasan strategis para calon pemimpin di lingkungan Pemkab Pidie.
Tim Panitia Seleksi yang Berintegritas
Proses lelang jabatan ini diawasi oleh tim Panitia Seleksi (Pansel) yang terdiri dari lima orang profesional. Tim ini diharapkan dapat menjamin objektivitas dan profesionalisme dalam seluruh rangkaian seleksi. Anggota tim Pansel tersebut adalah:
- Umar Mahdi SH MH: Sebagai Ketua Panitia Seleksi.
- Drs Samsul Azhar: Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie, sebagai anggota.
- Jufrizal SSos MSi: Asisten III Setdakab Pidie, sebagai anggota.
- Dr Taufik Abdullah SAg MA: Perwakilan dari unsur akademisi, sebagai anggota.
- Abd Qahar SKom MM: Perwakilan dari unsur akademisi, sebagai anggota.
Rotasi Jabatan untuk Penyegaran Organisasi
Bupati Pidie, H Sarjani Abdullah SH MH, menyatakan bahwa meskipun tidak semua Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) membuka lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), rotasi jabatan akan tetap dilakukan sebagai upaya penyegaran di lingkungan birokrasi. Lelang jabatan ini secara spesifik ditujukan untuk mengisi posisi eselon II, yang setara dengan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tujuannya adalah untuk mengisi kekosongan jabatan yang disebabkan oleh pensiunnya pejabat lama atau perpindahan tugas ke jenjang provinsi.
Saat ini, terdapat dua jabatan eselon II yang masih kosong dan belum memiliki pejabat definitif. Jabatan tersebut adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pidie, serta Asisten II Setdakab Pidie. Kedua posisi ini juga direncanakan akan dilelang dalam waktu dekat untuk memastikan kelancaran roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Pidie.











