Nanik S Deyang Pimpin BGN: Rekam Jejak Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Perombakan Pimpinan Badan Gizi Nasional: Nanik Sudaryati Deyang Pimpin Lembaga

Pemerintah Indonesia melakukan pergantian pucuk pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) yang diumumkan secara resmi pada Selasa, Juni 2026 malam. Keputusan strategis ini diambil langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bagian dari evaluasi kinerja kabinet yang telah berjalan selama kurang lebih satu setengah tahun.

Ketua Badan Gizi Nasional sebelumnya, Dadan Hindayana, beserta dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Soni Sanjaya, dicopot dari jabatannya. Posisi strategis sebagai Ketua BGN kini dipercayakan kepada Nanik Sudaryati Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

“Maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta.

Selain pergantian ketua, posisi wakil kepala juga diisi oleh pejabat baru. Agustina Arumsari dan Mayjen Eddy Trenggono ditunjuk untuk menduduki jabatan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. “Kemudian Saudari Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Dan Saudara Mayjen Eddy Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru,” tambah Prasetyo Hadi. Mensesneg menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan hasil dari proses monitoring dan evaluasi mendalam terhadap kinerja jajaran kabinet.

Profil Singkat Nanik Sudaryati Deyang, Nahkoda Baru BGN

Nanik Sudaryati Deyang, sosok yang kini memegang kendali Badan Gizi Nasional, memiliki latar belakang yang beragam dan pengalaman yang luas di berbagai sektor. Lahir di Madiun, Jawa Timur, pada tanggal 3 Januari 1968, Nanik kini berusia 58 tahun. Sebelum dipercaya memimpin BGN, ia telah aktif sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, membidangi sektor Komunikasi Publik dan Investigasi.

Perjalanan karier Nanik tidak hanya terbatas di ranah pemerintahan. Ia dikenal sebagai seorang jurnalis senior dengan rekam jejak panjang di industri media cetak nasional. Kariernya di dunia jurnalistik dimulai pada tahun 1989 di bawah naungan jaringan media Persda Kompas-Gramedia, di mana ia pernah menjadi wartawan untuk Tabloid Bangkit. Pengalaman dan kemampuannya terus berkembang, membawanya pada posisi pemimpin redaksi dan mengelola berbagai produk media di bawah Kelompok Media Peluang (KMP) serta MNC Media, termasuk majalah bisnis Prospektif, tabloid Genie, dan tabloid Mom and Kiddie.

Sebagai lulusan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Nanik dikenal sebagai seorang jurnalis perempuan yang kritis dalam menyuarakan berbagai isu sosial, politik, hingga ekonomi nasional.

Kiprah Nanik di lingkungan pemerintahan mulai terlihat pesat pasca-masa transisi pemerintahan pasca-Pilpres. Ia dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) pada Oktober 2024. Di lembaga ini, fokus utamanya adalah mengintegrasikan program penanganan kemiskinan dengan upaya pemenuhan gizi, khususnya di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).

Selain perannya di BP Taskin, alumni Unsoed ini juga pernah dipercaya menduduki posisi di sektor korporasi negara. Ia diangkat menjadi Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) pada pertengahan Juni 2025.

Sebelum terjun ke dunia birokrasi dan badan usaha milik negara, Nanik dikenal memiliki kedekatan politik jangka panjang dengan Presiden Prabowo Subianto. Ia pernah aktif sebagai bagian dari tim sukses pasangan Prabowo-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden 2019.

Tantangan dan Sejarah Baru BGN di Bawah Kepemimpinan Nanik

Pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional ini menandai babak baru bagi lembaga yang memiliki peran krusial dalam mengawal program makan bergizi gratis. Dengan rekam jejak Nanik yang kaya di bidang media, advokasi sosial, dan pengalaman birokrasi, diharapkan BGN akan semakin efektif dalam menjalankan mandatnya.

Penunjukan Nanik sebagai Ketua BGN juga terjadi setelah ia diberhentikan dari jabatannya sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan pada 17 September 2025. Sebelumnya, ia telah dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan untuk periode 2024-2029.

Latar belakang Nanik yang kuat di dunia media diharapkan dapat membawa inovasi dalam strategi komunikasi dan sosialisasi program-program gizi nasional. Kemampuannya dalam mengartikulasikan isu-isu kompleks secara efektif dapat menjadi aset berharga dalam menjangkau masyarakat luas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang.

Catatan Penting dan Jejak Digital

Di tengah sorotan publik atas berbagai keputusan pemerintah, termasuk pergantian pimpinan BGN, jejak digital Nanik Sudaryati Deyang sempat kembali diungkit oleh warganet. Hal ini terkait dengan sebuah peristiwa di masa lalu yang melibatkan kasus hoaks Ratna Sarumpaet menjelang Pilpres 2019. Pada saat itu, Nanik disebut sempat menyebarkan narasi mengenai lebam di wajah Ratna Sarumpaet yang diklaim akibat penganiayaan. Namun, fakta kemudian terungkap bahwa lebam tersebut merupakan dampak dari operasi plastik.

Meskipun demikian, pengalaman masa lalu ini menjadi bagian dari rekam jejak yang turut mewarnai perjalanan publik figur. Kini, fokus utama tertuju pada bagaimana Nanik akan memimpin Badan Gizi Nasional dalam menghadapi tantangan-tantangan di masa depan, terutama dalam mewujudkan program gizi yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Pengangkatan Nanik sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) pada 12 Juni 2025 melalui Keputusan Menteri BUMN menjadi salah satu bukti diversifikasi perannya dalam sektor publik dan korporasi.

Penunjukan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Ketua Badan Gizi Nasional diharapkan dapat membawa angin segar dan mendorong efektivitas program-program gizi di seluruh Indonesia. Pengalamannya yang beragam, mulai dari jurnalis, politikus, hingga birokrat, diharapkan dapat menjadi modal kuat dalam memimpin lembaga vital ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page