Daerah  

Proyek Jalan DBH Sawit di Pulau Merbau Masuk Tahap Persiapan, Dinas PUPR Targetkan Tender Segera Digelar

TEAMLIBAS.COM – SELAT PANJANG – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menggesa persiapan pembangunan infrastruktur jalan melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Pulau Merbau. Saat ini, proyek tersebut tengah berada dalam tahap pemenuhan persyaratan teknis sebelum resmi dilelang.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Sugeng Widodo, mengungkapkan bahwa pihaknya kini sedang menunggu hasil uji mutu beton dari Laboratorium PUPR Provinsi Riau. Hasil pengujian ini menjadi syarat krusial sebelum proyek resmi didaftarkan ke Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Setelah hasil uji mutu beton dari laboratorium keluar, proyek ini akan segera kami masukkan ke LPSE untuk memulai proses lelang fisik,” ujar Sugeng.

Sugeng tidak menampik adanya sedikit keterlambatan dalam pelaksanaan proyek DBH Sawit tahun ini. Hal tersebut disebabkan oleh adanya perubahan standar teknis yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Selain itu, faktor administratif mengenai anggaran juga turut berpengaruh.

“Pelaksanaan tahun ini memang sedikit bergeser dari jadwal semula karena adanya penyesuaian standar teknis baru dari pusat. Di sisi lain, anggaran DBH Sawit tersebut saat ini juga masih dalam proses dan belum masuk ke kas daerah,” jelasnya.

Dengan alokasi anggaran sekitar Rp1,3 miliar untuk ruas jalan Semukut–Kuala Merbau, Dinas PUPR kini sedang melakukan kajian mendalam terkait metode pengerjaan. Pihaknya harus memilih formulasi terbaik agar pembangunan berjalan efektif dan efisien.

Ada dua opsi yang saat ini sedang dipertimbangkan:

Opsi Pertama: Mengikuti standar pusat dengan membangun jalan hingga lapisan beton (rigid pavement).

Opsi Kedua: Memfokuskan anggaran pada pembangunan lapisan dasar (base) terlebih dahulu, dengan tujuan agar jangkauan panjang jalan yang dibangun bisa lebih maksimal dirasakan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen penuh agar proyek ini tidak tersendat lama. Dinas PUPR menargetkan seluruh proses tender sudah selesai dan pemenang lelang dapat diumumkan pada pertengahan Agustus 2026.

Dengan demikian, pengerjaan fisik di lapangan bisa segera dimulai, sehingga akses ekosistem jalan di Pulau Merbau dapat memberikan dampak ekonomi dan mobilitas yang nyata bagi masyarakat setempat.***

You cannot copy content of this page