Percepat Usulan Bantuan Rumah Layak Huni, Sekda Sudandri Jauzah Pimpin Langkah Strategis Pemkab Meranti

TEAMLIBAS.COM – SELATPANJANG – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus bergerak cepat dalam menggeser roda kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan hunian yang layak. Langkah konkret ini dibuktikan dengan kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, yang memimpin langsung jalannya webinar percepatan pengusulan calon penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Rabu (15/7/2026).

Bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati, Selatpanjang, Sekda Sudandri Jauzah didampingi jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengikuti seluruh rangkaian arahan dari pemerintah pusat demi memastikan kuota bantuan bagi masyarakat Meranti dapat terserap maksimal dan tepat sasaran.

Sebagai motor penggerak birokrasi di Kepulauan Meranti, Sekda Sudandri Jauzah menegaskan bahwa komitmen Pemkab Meranti tidak main-main dalam mengentaskan persoalan rumah tidak layak huni (RTLH). Menurutnya, percepatan administrasi dan verifikasi faktual menjadi kunci utama agar program stimulan ini bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita ingin seluruh proses pengusulan ini berjalan cepat, cermat, dan tanpa kendala birokrasi yang berbelit. Target kita jelas, masyarakat Kepulauan Meranti yang memang memenuhi syarat harus secepatnya mendapatkan hak mereka atas hunian yang layak dan sehat,” tegas Sudandri di sela-sela kegiatan.

Langkah responsif yang diorkestrasi oleh Sekda Sudandri Jauzah bersama Dinas Lingkungan Hidup ini menuai apresiasi. Kehadiran langsung sang Sekda dalam forum ini menunjukkan keseriusan penuh Pemkab Meranti dalam mengawal program-program strategis yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak.

Melalui sinergi kuat antara Sekda, OPD teknis, dan pemerintah pusat, Pemkab Kepulauan Meranti optimis proses pengusulan calon penerima BSPS tahun ini akan berjalan lebih progresif. Upaya ini diharapkan mampu membawa dampak signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Tanah Jantan.***

You cannot copy content of this page