Daerah  

Tokoh Masyarakat Riau Sesalkan Langkah Hukum Riau Pos Grup terhadap Pendirinya, H Rida K Liamsi

TEAMLIBAS.COM PEKANBARU – Tokoh masyarakat Riau, T. Zulmizan Assagaf, menyatakan keprihatinan dan penyesalannya atas langkah hukum yang ditempuh Manajemen Riau Pos Grup terhadap pendiri perusahaan media tersebut, H. Rida K. Liamsi.

Kepada wartawan, Selasa (7/7/2026), mantan Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Pelalawan itu menilai persoalan tersebut semestinya dapat diselesaikan secara kekeluargaan dengan mengedepankan nilai-nilai adat Melayu.

“Seharusnya Pak Rida sebagai pendiri dan sosok yang telah berjasa membangun Riau Pos diberikan penghargaan, bukan justru dihadapkan pada persoalan hukum seperti ini. Beliau sudah memasuki usia senja, sekitar 84 tahun. Apa lagi yang hendak dituntut melalui jalur hukum? Sudahlah. Kita di Riau ini beradat dan beradab. Masih banyak jalan yang lebih bijaksana untuk menyelesaikan persoalan,” ujar Zulmizan.

Menurut Zulmizan, yang juga menjabat sebagai Datuk Bendahara Kesultanan Pelalawan serta Koordinator Wilayah Riau-Kepulauan Riau Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN), langkah yang ditempuh manajemen perusahaan dinilai tidak mencerminkan penghormatan kepada sosok pendiri yang telah membesarkan Riau Pos Grup.

“Kalau dalam istilah Melayu, tindakan seperti ini menunjukkan sudah tidak ada hati perut. Tidak ada lagi perasaan dan itikad baik kepada Pak Rida,” katanya.

Ia mengaku prihatin sekaligus kecewa atas perkembangan polemik tersebut. Bahkan, Zulmizan menegaskan bahwa H. Rida K. Liamsi tidak sendiri dalam menghadapi persoalan ini.

“Kalau begini, saya marah. Pak Rida tidak sendiri. Banyak tokoh di Riau maupun Kepulauan Riau yang siap memberikan dukungan dan membela beliau,” tegasnya.

Pernyataan Zulmizan menambah deretan pandangan sejumlah tokoh yang sebelumnya turut menyampaikan sikap terkait polemik antara Manajemen Riau Pos Grup dengan H. Rida K. Liamsi.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Direktur Utama Riau Pos Grup, Ahmad Dardiri, belum memberikan tanggapan. Konfirmasi yang disampaikan melalui pesan WhatsApp belum memperoleh balasan. Berdasarkan informasi yang diterima dari internal perusahaan, seluruh konfirmasi terkait persoalan tersebut dipusatkan melalui Direktur Utama Ahmad Dardiri.

Dengan belum adanya keterangan resmi dari pihak manajemen, pemberitaan ini akan diperbarui apabila Riau Pos Grup memberikan hak jawab atau penjelasan atas persoalan yang berkembang.(TMs)

You cannot copy content of this page