Arne Slot Dipecat, Liverpool Akhiri Musim dengan Catatan Buruk
Perjalanan Arne Slot sebagai pelatih Liverpool harus berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan. Keputusan drastis diambil oleh manajemen klub pada 30 Mei 2026, mengakhiri masa baktinya yang dimulai pada tahun 2024. Keputusan ini datang setelah musim kedua yang penuh gejolak bagi pelatih asal Belanda tersebut, di mana Liverpool gagal meraih satu pun trofi dan harus puas finis di peringkat kelima klasemen Premier League.
Musim 2025-2026 menjadi musim yang mengejutkan bagi The Reds. Performa tim mengalami penurunan drastis, terbukti dengan catatan 19 kekalahan di semua kompetisi. Angka ini merupakan rekor terburuk klub sejak musim 2009-2010, sebuah statistik yang tentu saja tidak diharapkan oleh para pendukung setia Liverpool.
Meskipun demikian, selama masa kepelatihannya, Slot meninggalkan Anfield dengan persentase kemenangan yang cukup baik, yakni 58,4 persen. Ia berhasil memenangkan 66 dari 113 pertandingan yang dijalaninya. Di Premier League sendiri, rekor kemenangannya mencapai 55,3 persen, yang menempatkannya di posisi kedua tertinggi bersama untuk seorang manajer The Reds. Namun, perlu dicatat bahwa ia memimpin jumlah pertandingan paling sedikit (76) dibandingkan manajer-manajer lain di enam besar.
Dalam sebuah pernyataan, Arne Slot mengungkapkan rasa terima kasihnya atas “perjalanan luar biasa” bersama Liverpool. Ia secara khusus menyoroti pencapaian meraih gelar Premier League di musim debutnya sebagai momen yang sangat berharga.
Investasi Besar, Hasil Mengecewakan
Setelah keberhasilan membawa klub meraih gelar liga ke-20 mereka, Liverpool memberikan dukungan penuh kepada Slot dengan melakukan belanja besar-besaran pada bursa transfer musim panas lalu. Total pengeluaran klub dilaporkan mencapai angka fantastis, sekitar £446 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk mendatangkan sejumlah pemain bintang, termasuk:
- Alexander Isak: Dibeli dari Newcastle United dengan mahar £125 juta, menjadikannya rekor transfer termahal di Inggris.
- Florian Wirtz: Bintang muda dari Bayer Leverkusen didatangkan dengan biaya £116 juta.
- Hugo Ekitike: Didatangkan dari Eintracht Frankfurt senilai £70 juta.
Selain nama-nama tersebut, beberapa pemain lain juga turut memperkuat skuat Liverpool. Namun, ironisnya, investasi besar ini tidak berbanding lurus dengan performa di lapangan. Banyak pemain andalan yang justru mengalami cedera berkepanjangan, menghambat upaya tim untuk meraih hasil maksimal.
Akibatnya, Liverpool menutup musim lalu hanya dengan mengumpulkan 60 poin. Ini merupakan total poin terendah mereka dalam satu dekade terakhir, bahkan menurun drastis 24 poin dibandingkan musim sebelumnya.
Kritik dan Prospek Masa Depan
Pernyataan resmi klub yang mengkonfirmasi kepergian Slot menghargai pelatih berusia 47 tahun itu atas “kesuksesan” yang telah diraihnya, serta menyatakan bahwa ia akan selalu memiliki tempat istimewa dalam sejarah klub.
Namun, tidak semua pihak sepakat dengan keputusan pemecatan ini. Mantan gelandang Arsenal, Paul Merson, menyuarakan ketidakpercayaannya atas langkah Liverpool. Merson berpendapat bahwa Arne Slot seharusnya diberi lebih banyak waktu untuk membenahi performa tim.
“Saya pikir, Slot akan bertahan setidaknya enam bulan lagi jika dia bermain bagus. Tapi sekarang dia dipecat dan saya merasa itu aneh,” ujar Merson dalam sebuah wawancara. “Saya pikir dia seharusnya diberi satu tahun lagi. Apa yang dia lakukan tahun lalu sangat luar biasa. Tidak banyak tim yang berhasil meraih gelar juara Premier League dua tahun berturut-turut. Dia membawa mereka kembali ke Liga Champions. Saya pikir itu agak terlalu keras, jujur saja.”
Merson menambahkan bahwa meskipun para penggemar memiliki hak untuk menyuarakan ketidakpuasan, keputusan pemecatan ini terasa terlalu gegabah.
Saat ini, nama Andoni Iraola disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Slot di Anfield. Merson sendiri menyatakan kekagumannya terhadap mantan bos Bournemouth tersebut dan meyakini Iraola mampu beradaptasi dengan baik jika diberikan kesempatan.
Klasemen Akhir Premier League 2025/2026
Berikut adalah klasemen akhir Premier League musim 2025/2026 yang menunjukkan posisi Liverpool di peringkat kelima:
| Peringkat | Klub | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol Memasukkan | Gol Kemasukan | Selisih Gol | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Arsenal | 38 | 26 | 7 | 5 | 71 | 27 | 44 | 85 |
| 2 | Man. City | 38 | 23 | 9 | 6 | 77 | 35 | 42 | 78 |
| 3 | Manchester United | 38 | 20 | 11 | 7 | 69 | 50 | 19 | 71 |
| 4 | Aston Villa | 38 | 19 | 8 | 11 | 56 | 49 | 7 | 65 |
| 5 | Liverpool | 38 | 17 | 9 | 12 | 63 | 53 | 10 | 60 |
| 6 | Bournemouth | 38 | 13 | 18 | 7 | 58 | 54 | 4 | 57 |
| 7 | Sunderland | 38 | 14 | 12 | 12 | 42 | 48 | -6 | 54 |
| 8 | Brighton | 38 | 14 | 11 | 13 | 52 | 46 | 6 | 53 |
| 9 | Brentford | 38 | 14 | 11 | 13 | 55 | 52 | 3 | 53 |
| 10 | Chelsea | 38 | 14 | 10 | 14 | 58 | 52 | 6 | 52 |
| 11 | Fulham | 38 | 15 | 7 | 16 | 47 | 51 | -4 | 52 |
| 12 | Newcastle | 38 | 14 | 7 | 17 | 53 | 55 | -2 | 49 |
| 13 | Everton | 38 | 13 | 10 | 15 | 47 | 50 | -3 | 49 |
| 14 | Leeds United | 38 | 11 | 14 | 13 | 49 | 56 | -7 | 47 |
| 15 | Crystal Palace | 38 | 11 | 12 | 15 | 41 | 51 | -10 | 45 |
| 16 | Nottm Forest | 38 | 11 | 11 | 16 | 48 | 51 | -3 | 44 |
| 17 | Tottenham | 38 | 10 | 11 | 17 | 48 | 57 | -9 | 41 |
| 18 | West Ham | 38 | 10 | 9 | 19 | 46 | 65 | -19 | 39 |
| 19 | Burnley | 38 | 4 | 10 | 24 | 38 | 75 | -37 | 22 |
| 20 | Wolves | 38 | 3 | 11 | 24 | 27 | 68 | -41 | 20 |













