Harmoni Komunal dan Kebangkitan Ekonomi Desa: Jalan Sehat BUMDes Alai Selatan Mewarnai Semarak Kemerdekaan

TEAMLIBAS.COM- Kepulauan Meranti — Kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Alai Selatan mewujud dalam manifestasi kebersamaan yang sarat makna. Pemerintah Desa bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Alai Selatan sukses menggelar kegiatan jalan sehat yang tidak hanya menggerakkan fisik, tetapi juga memperkuat jalinan solidaritas sosial warga pada Minggu (16/8/2026).

Rute yang melintasi landmark penting desa — dimulai dari Tugu Selamat Datang, melintasi kawasan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), hingga berkumpul di Balai Kesenian Dusun Kapas — menjadi simbolisasi pergerakan kolektif masyarakat menuju sinergi yang lebih solid.

Perhelatan ini menegaskan reposisi BUMDes: tidak sekadar sebagai instrumen penggerak roda ekonomi perdesaan, melainkan juga katalisator interaksi sosial, pendorong pola hidup sehat, serta jembatan integratif antara pemerintah desa dan konstituennya.

Kehadiran para pemangku kepentingan kunci memberikan bobot tersendiri pada agenda ini. Direktur BUMDes Alai Selatan, Syamsul Bahari, hadir mendampingi Kepala Desa Alai Selatan, Masnor, dan Ketua Kios Sasa, Ahmad Munazer. Turut menyaksikan kemeriahan tersebut Humas ASWIN Kepulauan Meranti, Miswan, MP.

Guna membangun kapasitas generasi muda, dinamisasi acara diperkaya dengan sesi senam kebugaran serta edukasi interaktif berupa kuis kebangsaan yang melibatkan pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA. Langkah ini menjadi sarana persemaian nilai-nilai nasionalisme secara partisipatif dan edukatif.

Keberhasilan perhelatan ini tak lepas dari kolaborasi strategis antara Pemerintah Desa Alai Selatan, BUMDes, dan partisipasi sektor swasta lokal seperti Kios Sasa yang menyediakan apresiasi bagi para peserta.

Menutup rangkaian perayaan yang berlangsung tertib dan penuh antusiasme, narasi besar yang diusung — “Sehat Raganya, Kuat Ekonomi Desanya” — menyimpulkan esensi utama kegiatan ini: bahwa ketahanan ekonomi perdesaan yang berkelanjutan senantiasa berakar pada masyarakat yang sehat, solid, dan berdaya.***(Khairul)

You cannot copy content of this page