Polemik Perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah Kembali Memanas, Adik Sarwendah Beri Sindiran Pedas
Hubungan antara Sarwendah dan mantan suaminya, Ruben Onsu, kembali menjadi sorotan publik setelah Ruben mengungkapkan kesulitan bertemu dengan anak-anak mereka. Perceraian yang telah resmi diputus pada September 2024 lalu tampaknya masih menyisakan berbagai dinamika yang menarik perhatian.
Setelah berupaya menjalani kehidupan masing-masing pasca-perceraian, komunikasi antara keduanya kembali menjadi topik hangat menyusul konferensi pers yang digelar oleh Ruben Onsu. Dalam kesempatan tersebut, Ruben secara terbuka mengaku mengalami kendala dalam bertemu dengan kedua putri kandungnya, Thalia Putri Onsu dan Thania Putri Onsu, serta putra angkatnya, Betrand Putra Onsu.
Curahan hati Ruben ini sontak memicu beragam respons dari warganet di berbagai platform media sosial. Perbincangan mengenai hubungan mantan pasangan selebritas ini pun ramai dibahas, termasuk di platform Threads.
Sindiran Pedas Adik Sarwendah
Di tengah memanasnya isu tersebut, unggahan adik Sarwendah, Wendy Lo, mendadak turut menarik perhatian publik. Wendy Lo melalui akun Threads miliknya, @wendy_wlo, tampak menyinggung fenomena drama yang belakangan ramai diperbincangkan. Meskipun tidak menyebut nama secara langsung, unggahannya tersebut dinilai banyak pihak berkaitan dengan polemik yang tengah menjadi sorotan.
Dalam salah satu unggahannya, Wendy mengaku merasa lelah dengan drama yang terus bergulir. “Duh cape banget sama drama benchong,” tulisnya. Lebih lanjut, Wendy memberikan pandangannya terkait persoalan yang sedang ramai dibicarakan, menyarankan agar pihak-pihak yang terlibat memilih untuk bertemu secara langsung guna menyelesaikan masalah. “kata gw sih ketemuan aja biar kelar,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, Wendy juga melontarkan kalimat bernada sindiran yang cukup tajam. “Itu juga kalo berani,” tulisnya. Cuitan Wendy ini justru menuai beragam reaksi dari warganet. Alih-alih mendapat dukungan, tak sedikit warganet yang menyarankan agar adik Sarwendah ini lebih menjaga sikap dan tutur katanya, terutama kepada mantan kakak iparnya.
Beberapa komentar warganet yang beredar antara lain:
- “Gabaik blg gitu, dlu pernah jadi bagian dari keluarga mba, menghargai dan menghormati itu bare minimum.”
- “Hahaha dlu pernah jadi bagian keluarga pernaj jg makan hasil keringat dr ruben kok gitu ucapannya.”
- “Yaelaah lu sama kakak lu sm wae cuih.”
Sarwendah Siap Buka Alasan Perceraian
Menanggapi persoalan rumah tangga yang kembali diangkat ke ruang publik, Sarwendah melalui kuasa hukumnya, Abraham Simon, memberikan tanggapan tegas. Menurut Abraham, selama ini kliennya memilih untuk diam dan menahan diri agar tidak membuka berbagai hal yang terjadi di balik perceraian mereka.
Abraham mengibaratkan sikap diam Sarwendah dengan sebuah kiasan. Ia menilai sikap diam yang ditunjukkan kliennya selama ini tidak boleh dianggap sebagai bentuk kelemahan. “Kami sampaikan begini bahwa klien kami ini kita ada kiasan ya. Kiasan itu adalah meskipun semut itu kecil, tapi kalau diinjak gajah sekalipun akan menggigit,” ujar Abraham.
Abraham menjelaskan bahwa Sarwendah selama ini memilih untuk tidak banyak berbicara demi menjaga situasi tetap kondusif. Namun, ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut bisa berubah apabila tekanan terhadap kliennya terus berlanjut. “Jadi jangan sampai ya, Wenda selama ini diam ya. Wenda selama ini seakan-akan terlihat tidak punya kekuatan. Tapi kalau terus ditekan seperti itu, dia akan bicara,” tegasnya.
Ketika ditanya mengenai hal yang dimaksud, Abraham mengisyaratkan bahwa masih banyak fakta yang belum pernah diungkapkan ke publik oleh Sarwendah. Ia bahkan menyebutkan bahwa alasan sebenarnya di balik perceraian Ruben dan Sarwendah hingga kini belum pernah disampaikan secara terbuka. “Bahkan alasan sebenarnya dari perceraian pun dia belum sampaikan,” ungkap Abraham.
Meskipun demikian, pihak Sarwendah mengaku masih berusaha menjaga kesepakatan yang telah dibangun pascaperceraian. Oleh karena itu, berbagai hal yang dianggap sensitif masih disimpan rapat oleh kliennya. “Ya, itu biar Wenda sampaikan pada saat yang tepat. Ya, yang saya yakin itu menjadi alasan utama perceraian ya,” tambah Abraham.
Abraham menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya tetap berupaya menjaga situasi agar tidak semakin memanas. Menurutnya, keputusan untuk tidak mengungkap berbagai persoalan yang terjadi merupakan bagian dari komitmen yang telah disepakati bersama. “Dan sekali lagi, kami jaga semua itu dengan baik ya karena sudah kesepakatan kami baik-baik,” pungkasnya.
Perjanjian Hak Bertemu Anak yang Diingkari
Sebelumnya, Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa dirinya dipersulit untuk bertemu anak-anaknya. Padahal, menurut Minola, sudah ada perjanjian yang disepakati oleh kedua belah pihak setelah memutuskan berpisah, khususnya mengenai hak bertemu anak dan pembagian harta gana-gini.
“Ketika mulai proses perceraian dari kubu sebelah (Sarwendah) sudah mulai menawarkan agar dibuat suatu kesepakatan. Kesepakatan mengenai harta gana-gini, kesepakatan mengenai anak,” ungkap Minola. “Jadi semua sudah dituangkan dalam perjanjian,” imbuhnya.
Minola menjelaskan bahwa perjanjian tersebut justru diusulkan oleh pihak Sarwendah sendiri. “Masalah porsi waktu bertemu anak, maupun bagian dari pada harta-harta itu, semuanya datang dari sebelah,” kata Minola.
Lebih lanjut, Minola menjelaskan bahwa dalam perjanjian tersebut telah tercantum secara jelas mengenai pembagian waktu bertemu anak. Presenter yang memulai kariernya melalui program Lenong Bocah itu, memiliki hak bertemu anak selama 2 hingga 3 hari dalam sepekan. “Di dalam angka 39 tersebut jelas diatur kedua masalah itu, satu masalah anak, dua masalah harta gana-gini. Masalah anak, dengan tegas ditulis dan tercantum bahwa dalam 1 minggu Ruben memiliki waktu berkumpul bersama anaknya dua sampai tiga hari. Jadi ada lah quality time anak-anak Ruben nginap dua sampai tiga hari,” jelas Minola.
Namun, perjanjian tersebut tampaknya hanya tinggal perjanjian. Dari awal perceraian hingga saat ini, Ruben tidak mendapatkan kebebasan waktu bertemu kedua putrinya. “Tapi faktanya kan hal ini tidak didapatkan dari awal perceraian oleh Ruben. Jadi artinya waktu untuk berkumpul itu tidak didapatkan oleh Ruben dengan bermacam alasan,” ujar Minola.
Minola menyebutkan bahwa Sarwendah selalu memberikan alasan ketika Ruben ingin bertemu anak-anaknya. “Alasannya apa? Anak-anak mau ketemu sama teman-teman, mau bermain sama teman-teman,” bebernya.
Hal ini sangat disesalkan oleh Minola. Ruben berharap Sarwendah dapat mengatur waktu anaknya sehingga mereka dapat meluangkan waktu untuk bertemu dengannya. “Jadi ini yang sangat disesalkan. Karena harusnya sebagai orang tua, bisa mengarahkan anaknya untuk juga mau tinggal berkumpul bersama ayahnya. Karena kan ini hak dari seorang ayah, dan juga hak dari seorang anak untuk bertemu dengan ayahnya. Apa yang menjadi haknya Ruben itu tidak terpenuhi,” papar Minola.
Ruben Onsu dan Sarwendah menikah pada 22 Oktober 2013 di Bali. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua anak kandung, yaitu Thalia Putri Onsu dan Thania Putri Onsu. Mereka juga mengangkat Betrand Putra Onsu sebagai anak angkat. Kemudian, pada September 2024, Ruben Onsu resmi bercerai dari Sarwendah. Dalam putusan cerainya, hak asuh ketiga anak mereka jatuh ke tangan Sarwendah. Oleh karenanya, setelah putusan tersebut, anak-anak Ruben semua tinggal bersama sang mantan istri. Namun belum lama ini, Betrand Peto alias Onyo memilih untuk tinggal bersama sang ayah.









