Ruben Onsu Murka: Sindiran Adik Sarwendah Ungkap Penghasut Utama

Polemik Hak Asuh Anak: Ruben Onsu Ungkap Kesulitan Bertemu Buah Hati, Sindiran Muncul di Media Sosial

Konflik yang melibatkan Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, tampaknya semakin memanas dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Permasalahan hak bertemu anak yang sebelumnya diungkapkan Ruben ke publik kini telah berkembang menjadi polemik yang lebih luas, bahkan melibatkan anggota keluarga lain dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Ruben Onsu, yang dikenal sebagai presenter dan pengusaha sukses, baru-baru ini mengungkapkan kesulitan yang dialaminya dalam bertemu dengan anak-anaknya setelah perceraian. Situasi ini mendorongnya untuk mengambil langkah hukum dengan menggandeng pengacara dan menggelar konferensi pers demi menyampaikan keluh kesahnya. Kabar yang beredar juga menyebutkan bahwa Ruben sempat menunda pemberian nafkah selama beberapa bulan sebagai bentuk ultimatum, karena merasa aksesnya untuk bertemu buah hati tidak kunjung terbuka.

Namun, langkah yang diambil oleh Ruben ini justru menuai beragam tanggapan dari publik. Salah satunya datang dari adik Sarwendah, Wendy Lo, yang mengunggah sejumlah sindiran di platform media sosial Threads. Unggahan tersebut dengan cepat menjadi viral dan memicu perdebatan sengit di kalangan warganet.

Sindiran Adik Sarwendah dan Respons Keras Ruben Onsu

Dalam salah satu unggahannya di Threads, Wendy Lo menuliskan kalimat yang dianggap menyindir, “Duh cape banget drama sama benchong.”

Tak tinggal diam, Ruben Onsu akhirnya meluapkan kekesalannya melalui beberapa unggahan di akun Threads pribadinya. Ayah tiga anak ini tampak menyindir pihak-pihak yang dianggapnya ikut campur dan memperkeruh persoalan yang sedang dihadapinya.

Dalam unggahan pertamanya, Ruben menilai ada sosok yang selama ini berperan dalam memanaskan situasi. Ia menulis, “nah ade nya marah2 sendiri wkwk hei penghasut utama, lo jng marah2 kan lo salah satu org utama yg memanas2 in semua ini, lo yg sibuk cari info sana sini, coba fokus cari kerjaan lain jng rumah gw mulu, dududu maaf bukan takut, masa gw takut sama org yg cari makan di keringet gw wkwkwk.”

Tak berhenti di situ, Ruben juga menyinggung seseorang yang dinilainya terlalu berusaha menyenangkan orang lain hingga harus menghadapi berbagai konsekuensi. Ia menambahkan, “Next pembelajaran diri, next jangan iya2 aja deh buat nyenengin org, sampe kepala jd kaki, kaki jd kepala ujung2 nya hutang untuk menutupi, dan yg bikin ngakak dia minta barang yg bayar nya dari hasil ngutang wkwkwk ini lelucon kawan #manusiaserakah #seketikaamnesia.”

Melalui unggahan lainnya, Ruben mengaku berada dalam posisi yang sangat sulit. Menurutnya, ketika memilih diam, ia dianggap membenarkan tuduhan yang beredar. Sementara itu, saat memberikan klarifikasi, ia justru dinilai mengungkit persoalan lama. “Diem aja nanti dianggap benar omongan nya, skrg dijawab/diluruskan malah dibilang ngungkit !! Hadeuh,” keluhnya.

Rangkaian unggahan ini seketika menyita perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi. Banyak warganet menduga tulisan Ruben merupakan respons langsung atas sindiran yang sebelumnya disampaikan oleh Wendy Lo terkait polemik yang tengah berlangsung. Namun, tak sedikit pula warganet yang memberikan dukungan penuh kepada Ruben Onsu untuk terus bersuara atas polemik yang dihadapinya. Komentar seperti, “Ayo ko ruben gas blar terus aja, kami dipihakmu, biar tau rasa mereka,” dan “kasian ruben ya, dulu sampe sakit-sakitan skrng mlh disndirr gtu, ayo ruben kami dipihakmu,” membanjiri kolom komentar.

Unggahan Adik Sarwendah dan Kritikan Warganet

Sebelumnya, Wendy Lo memang tampak menyinggung fenomena drama yang belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial. Meskipun tidak menyebut nama secara langsung, unggahannya dinilai banyak orang berkaitan erat dengan polemik yang sedang menjadi sorotan publik.

Melalui akun Threads miliknya, Wendy mengaku merasa lelah melihat drama yang terus bergulir. “Duh cape banget sama drama benchong,” tulisnya. Tak hanya itu, Wendy juga memberikan pandangannya terkait persoalan yang sedang ramai dibicarakan. Menurutnya, akan lebih baik jika pihak-pihak yang terlibat memilih untuk bertemu secara langsung demi menyelesaikan masalah yang ada. Ia menyarankan, “kata gw sih ketemuan aja biar kelar.”

Pada unggahan yang sama, Wendy turut melontarkan kalimat bernada sindiran, “Itu juga kalo berani.”

Alih-alih mendapatkan dukungan dari warganet, cuitan Wendy ini justru menuai banyak kritikan. Tak sedikit warganet yang meminta agar adik dari Sarwendah ini lebih menjaga sikap dan tutur katanya kepada mantan kakak iparnya. Komentar seperti, “gabaik blg gitu, dlu pernah jadi bagian dari keluarga mba, menghargai dan menghormati itu bare minimun,” dan “hahaha dlu pernah jadi bagian keluarga pernaj jg makan hasil keringat dr ruben kok gitu ucapannya,” muncul sebagai respons atas unggahan Wendy.

Perjanjian Hak Bertemu Anak dan Dugaan Pelanggaran

Sebelumnya, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa Ruben merasa dipersulit untuk bertemu anak-anaknya. Padahal, menurut Minola, sudah ada perjanjian yang disepakati oleh Ruben dan Sarwendah setelah memutuskan untuk berpisah, terutama terkait hak asuh anak dan pembagian harta gono-gini.

“Ketika mulai proses perceraian dari kubu sebelah (Sarwendah) sudah mulai menawarkan agar dibuat suatu kesepakatan. Kesepakatan mengenai harta gono-gini, kesepakatan mengenai anak,” ungkap Minola. “Jadi semua sudah dituangkan dalam perjanjian.”

Minola menambahkan bahwa usulan perjanjian tersebut datang dari pihak Sarwendah. “Masalah porsi waktu bertemu anak, maupun bagian dari pada harta-harta itu, semuanya datang dari sebelah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Minola menjelaskan bahwa dalam perjanjian tersebut telah tercantum secara jelas mengenai pembagian waktu bertemu anak. Ruben Onsu memiliki hak bertemu anak selama 2 hingga 3 hari dalam sepekan. “Di dalam angka 39 tersebut jelas diatur kedua masalah itu, satu masalah anak, dua masalah harta gana-gini. Masalah anak, dengan tegas ditulis dan tercantum bahwa dalam 1 minggu Ruben memiliki waktu berkumpul bersama anaknya dua sampai tiga hari. Jadi ada lah quality time anak-anak Ruben nginap dua sampai tiga hari,” papar Minola.

Namun, Minola menyayangkan bahwa perjanjian tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Sejak awal perceraian hingga saat ini, Ruben tidak mendapatkan kebebasan waktu untuk bertemu kedua putrinya. “Tapi faktanya kan hal ini tidak didapatkan dari awal perceraian oleh Ruben. Jadi artinya waktu untuk berkumpul itu tidak didapatkan oleh Ruben dengan bermacam alasan,” ujar Minola.

Minola menyebutkan bahwa Sarwendah selalu memberikan alasan ketika Ruben ingin bertemu anak-anaknya. “Alasannya apa? Anak-anak mau ketemu sama teman-teman, mau bermain sama teman-teman,” bebernya.

Minola sangat menyesalkan Ruben yang tidak mendapatkan haknya untuk bertemu buah hati. Presenter berusia 42 tahun itu berharap Sarwendah dapat mengatur waktu anaknya sehingga mereka dapat meluangkan waktu untuk bertemu dengannya. “Jadi ini yang sangat disesalkan. Karena harusnya sebagai orang tua, bisa mengarahkan anaknya untuk juga mau tinggal berkumpul bersama ayahnya. Karena kan ini hak dari seorang ayah, dan juga hak dari seorang anak untuk bertemu dengan ayahnya,” tambah Minola. “Apa yang menjadi haknya Ruben itu tidak terpenuhi.”

Ruben Onsu dan Sarwendah menikah pada 22 Oktober 2013 di Bali. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua anak kandung, yaitu Thalia Putri Onsu dan Thania Putri Onsu. Mereka juga mengangkat Betrand Putra Onsu sebagai anak angkat. Pada September 2024, Ruben Onsu resmi bercerai dari Sarwendah. Dalam putusan cerainya, hak asuh ketiga anak mereka jatuh ke tangan Sarwendah. Oleh karena itu, setelah putusan tersebut, ketiga anak Ruben tinggal bersama mantan istrinya. Namun, belum lama ini, Betrand Peto alias Onyo memilih untuk tinggal bersama sang ayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page