Mempersiapkan Diri Menghadapi Sumatif Akhir Tahun (SAT) PPKN Kelas 3 SD: Kumpulan Soal Latihan dan Pembahasan
Penilaian Akhir Tahun (PAT) atau Sumatif Akhir Tahun (SAT) merupakan momen penting bagi siswa kelas 3 Sekolah Dasar untuk menunjukkan pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari sepanjang semester genap. Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) memegang peranan krusial dalam membentuk karakter dan kesadaran berbangsa dan bernegara sejak dini. Untuk membantu para siswa kelas 3 SD dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian ini, kami menyajikan kumpulan 50 contoh soal PPKN yang dirancang khusus untuk mengukur pemahaman materi serta mengasah kemampuan berpikir kritis.
Latihan soal ini tidak hanya bertujuan untuk mengukur capaian belajar siswa sesuai dengan Kriteria Kenaikan Tingkat Penilaian (KKTP) yang ditetapkan guru, tetapi juga untuk membangun kepercayaan diri dan membiasakan diri dengan format soal yang mungkin akan ditemui saat ujian sesungguhnya. Kunci jawaban yang disertakan juga akan mempermudah siswa dan orang tua dalam melakukan evaluasi mandiri.
Mari kita selami berbagai topik penting dalam PPKN kelas 3 SD melalui contoh-contoh soal berikut ini.
Membangun Bangsa yang Kuat dan Harmonis
Memahami pentingnya persatuan dan kesatuan dalam keberagaman adalah salah satu pilar utama pembelajaran PPKN. Soal-soal berikut akan menguji pemahaman siswa tentang bagaimana menjaga keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
-
Manakah dari pilihan berikut yang merupakan tindakan yang harus dihindari dalam kehidupan berbangsa dan bernegara demi menjaga keutuhan?
a. Menghormati keberagaman suku dan budaya lain.
b. Menonton pertunjukan budaya dari daerah lain.
c. Mempelajari seni dan tradisi dari suku atau daerah lain.
d. Terlibat dalam perkelahian antar suku atau daerah. -
Sikap apa yang paling efektif untuk mencegah terjadinya perpecahan di antara masyarakat?
a. Toleransi
b. Egois
c. Sombong
d. Baperan (mudah tersinggung) -
Hidup rukun dalam masyarakat dapat memupuk dan memperkuat jiwa:
a. Kebangsaan
b. Suka menolong
c. Persatuan dan kesatuan
d. Bangga menjadi bangsa Indonesia -
Istilah “Devide et impera” memiliki makna:
a. Berbeda-beda namun tetap satu.
b. Upaya menyatukan seluruh bangsa Indonesia.
c. Strategi memecah belah untuk meraih kekuasaan.
d. Mengikuti jejak para penjajah. -
Apabila Anda menemukan dompet atau barang milik orang lain yang terjatuh di jalan, tindakan yang paling tepat adalah:
a. Mengembalikannya dengan harapan mendapatkan imbalan.
b. Menyembunyikannya sebelum ada orang lain yang melihat.
c. Meminta imbalan terlebih dahulu sebelum barang tersebut dikembalikan.
d. Mengembalikannya dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan.
Sejarah Perjuangan dan Identitas Bangsa
Soal-soal ini akan membawa siswa kembali ke momen-momen penting dalam sejarah Indonesia, seperti Kongres Pemuda dan Sumpah Pemuda, yang membentuk identitas bangsa.
-
Siapakah yang menjabat sebagai ketua pada Kongres Pemuda II yang diselenggarakan di Jakarta?
A. Mr. Sartono
B. Soegondo Djojopuspito
C. Muhamad Yamin
D. S. Mangunsarko -
Siapa yang menyampaikan materi tentang Gerakan Kepanduan pada Kongres Pemuda II?
A. Mr. Sartono
B. Ramelan
C. Th. Pangemanan
D. Mr. Sunario -
Pada tahun berapakah organisasi PPPKI (Perhimpoenan Indonesia) didirikan?
A. 1925
B. 1926
C. 1927
D. 1928 -
Wilayah kepulauan Indonesia secara keseluruhan sering kali disebut dengan istilah:
a. Tanah Rencong
b. Sunda Kelapa
c. Nusantara
d. Negeri Atas Angin -
Meskipun Indonesia kaya akan suku dan budaya yang beragam, sikap yang seharusnya kita miliki adalah:
a. Memperlihatkan kelebihan suku masing-masing secara berlebihan.
b. Menganggap suku sendiri sebagai yang paling unggul.
c. Saling menghormati perbedaan.
d. Saling merendahkan suku lain. -
Para pemuda Indonesia pada masa lalu mengikrarkan Sumpah Pemuda dengan tujuan utama untuk:
a. Bersatu membantu sekutu asing.
b. Bersekutu dengan Belanda.
c. Bersatu padu mengusir penjajah dari tanah air.
d. Bersama-sama menolong Jepang. -
Organisasi pemuda yang berasal dari daerah Sulawesi pada masa pergerakan nasional adalah:
a. Jong Sulawesi Bond
b. Jong Java
c. Jong Sumatranen Bond
d. Jong Celebes -
Semboyan “Bhineka Tunggal Ika” memiliki arti mendalam yaitu:
a. Berbeda-beda namun memiliki budaya yang sama.
b. Berbeda-beda namun memiliki agama yang sama.
c. Berbeda-beda namun tetap satu jua.
d. Berbeda-beda namun tetap memiliki semangat yang sama. -
Dalam ikrar Sumpah Pemuda, para pemuda berjanji untuk mengaku berbahasa persatuan, yaitu bahasa:
a. Nusantara
b. Indonesia
c. Melayu
d. Sanskerta -
Selain disebut sebagai kepulauan, wilayah Indonesia juga dikenal dengan sebutan:
a. Nusantara
b. Sunda Kelapa
c. Nusaraya
d. Atlantis
Pancasila dan Nilai-Nilai Luhur
Pancasila sebagai dasar negara Indonesia mengajarkan nilai-nilai luhur yang harus diinternalisasi oleh setiap warga negara. Soal-soal ini menguji pemahaman siswa tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
-
Sikap tidak membeda-bedakan dalam berteman merupakan pengamalan Pancasila sila ke:
a. Satu
b. Dua
c. Tiga
d. Lima -
Persatuan dan kesatuan dapat dipupuk dan diperkuat melalui kegiatan:
a. Kerja sama saat ulangan.
b. Piket kelas bersama-sama.
c. Ikut lomba lari antar sekolah.
d. Mengerjakan pekerjaan rumah (PR) secara individu. -
Membela tanah air adalah kewajiban bagi setiap:
a. Tentara
b. Pemerintah
c. Presiden
d. Warga negara -
Nilai utama yang terkandung dalam peristiwa Sumpah Pemuda adalah:
a. Semangat untuk melawan penjajahan Belanda.
b. Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.
c. Semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
d. Sikap keberanian para pemuda. -
Aturan yang bersumber dari hati nurani setiap individu mengenai kebaikan dan keburukan suatu perbuatan disebut:
a. Norma agama
b. Norma kesusilaan
c. Norma hukum
d. Norma adat
Peraturan dan Tanggung Jawab
Memahami dan mematuhi peraturan adalah kunci terciptanya ketertiban dan kedisiplinan, baik di sekolah, rumah, maupun di masyarakat.
-
Siswa yang senantiasa mematuhi seluruh peraturan yang berlaku di sekolah menunjukkan sikap:
a. Pandai belajar
b. Tanggung jawab
c. Kerja keras
d. Suka menolong -
Tata tertib dan peraturan yang ada di sekolah umumnya dibuat oleh:
a. Murid dan wali murid.
b. Guru dan Kepala Sekolah.
c. Para pedagang di lingkungan sekolah.
d. Seluruh wali murid. -
Peraturan yang berlaku di setiap tempat umumnya bersifat:
a. Sama persis.
b. Berbeda, disesuaikan dengan konteks tempat tersebut.
c. Hasil jiplakan dari tempat lain.
d. Tidak berbeda sama sekali. -
Manakah dari pilihan berikut yang bukan termasuk peraturan yang lazim ditemukan di lingkungan keluarga?
a. Saat belajar, televisi harus dimatikan.
b. Dilarang bermain api di dalam rumah.
c. Jika meninggalkan rumah, harus meminta izin terlebih dahulu.
d. Memakai seragam sekolah sesuai dengan jadwal yang ditentukan. -
Peraturan yang mengatur ketertiban dan kelancaran di jalan raya dikenal dengan sebutan peraturan:
a. Jalanan
b. Polisi
c. Jalan pintas
d. Lalu lintas -
Ciri anak yang bertanggung jawab ketika diberi tugas oleh guru adalah:
a. Merasa senang dan bangga menerima tugas tersebut.
b. Mengerjakan tugas dengan sebaik-baiknya.
c. Meminta bantuan teman untuk menyelesaikan tugas.
d. Berusaha agar yang penting pekerjaan selesai, tanpa memperhatikan kualitasnya.
Menjaga Harga Diri dan Kehormatan
Setiap individu memiliki harga diri yang perlu dijaga. Memahami konsep harga diri dan cara meningkatkannya adalah bagian penting dari pembelajaran karakter.
-
Manakah dari perilaku berikut yang tidak termasuk contoh menjaga harga diri di lingkungan keluarga?
a. Menjaga nama baik keluarga.
b. Bersikap tidak peduli terhadap anggota keluarga.
c. Taat menjalankan ajaran agama.
d. Menjauhkan diri dari sikap ingin menang sendiri. -
Harga diri seseorang pada hakikatnya dinilai berdasarkan:
a. Tingkat kekayaan yang dimiliki.
b. Pangkat atau jabatan yang diemban.
c. Sikap dan perilaku yang baik.
d. Prestasi akademik atau non-akademik. -
Manusia sebagai ciptaan Tuhan memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan makhluk lain karena dianugerahi:
a. Kepandaian semata.
b. Kehidupan.
c. Berbagai kelebihan fisik.
d. Akal budi dan kemampuan berpikir. -
Harga diri seseorang memiliki kaitan yang erat dengan:
a. Kekayaan yang dimiliki.
b. Perbuatan atau tindakan yang dilakukan.
c. Garis keturunan.
d. Jenis pekerjaan. -
Lingkungan masyarakat akan menjadi lebih aman dan tertib apabila kegiatan seperti siskamling (sistem keamanan lingkungan) diadakan secara rutin. Pilihan lain yang mendukung keamanan lingkungan adalah:
a. Siskamling
b. Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu)
c. Paguyuban
d. Karang Taruna -
Harga diri seseorang seharusnya didasarkan pada:
a. Hartanya.
b. Kendaraan yang dimilikinya.
c. Buku-buku yang dibacanya.
d. Perilakunya. -
Salah satu tempat utama untuk memupuk dan membentuk harga diri seorang individu adalah dalam:
a. Lingkungan keluarga.
b. Lingkungan alam.
c. Lingkungan hutan.
d. Lingkungan laut. -
Harga diri seseorang akan menjadi baik jika perilaku yang ia lakukan adalah:
a. Jahat dan merugikan orang lain.
b. Baik dan terpuji.
c. Sombong dan angkuh.
d. Semata-mata demi keuntungan pribadi. -
Berikut ini adalah contoh perilaku yang dapat meningkatkan harga diri seseorang, kecuali:
a. Bersikap sombong.
b. Bersikap meremehkan orang lain.
c. Merasa gengsi karena memiliki kekurangan.
d. Menghargai orang lain.
Bersatu dalam Keberagaman
Keberagaman suku, budaya, dan latar belakang adalah kekayaan bangsa Indonesia. Memupuk sikap bersatu dalam keberagaman adalah kunci keharmonisan.
-
Dengan menerapkan sikap bersatu di lingkungan sekolah, kita akan memiliki lebih banyak:
a. Sahabat.
b. Teman.
c. Guru.
d. Saudara. -
Dalam sebuah keluarga, setiap anggota mungkin memiliki kesukaan yang berbeda. Siapakah yang biasanya paling suka pergi ke pasar?
a. Adik.
b. Kakak.
c. Ayah.
d. Ibu. -
Anton menyukai basket, Budi menyukai sepak bola, dan Yudi menyukai catur. Mereka adalah sahabat baik. Ketika Yudi akan mengikuti lomba catur, sikap Anton dan Budi seharusnya adalah:
a. Ikut serta dalam lomba catur tersebut.
b. Mencari teman baru untuk menggantikan Yudi.
c. Memberikan dukungan moril kepada Yudi.
d. Latihan olahraga masing-masing secara terpisah. -
Perbedaan suku dan bahasa di Indonesia seharusnya tidak menjadi alasan untuk perpecahan. Sebaliknya, perbedaan tersebut justru akan memperkaya:
a. Budaya.
b. Wilayah.
c. Ilmu pengetahuan.
d. Negara. -
Kegiatan bekerja sama (kolaborasi) tidak diperbolehkan dilakukan ketika siswa sedang mengikuti:
a. Lomba-lomba yang bersifat kompetitif.
b. Ulangan atau ujian.
c. Piket kelas.
d. Latihan rutin. -
Sikap bersatu dalam keberagaman merupakan pengamalan dari sila ke berapa dalam Pancasila?
a. Satu
b. Dua
c. Tiga
d. Empat -
Cara yang paling tepat untuk membentuk kelompok kerja agar tercipta keadilan dan kesempatan yang sama bagi semua adalah berdasarkan:
a. Nomor undian.
b. Asal daerah.
c. Jenis kelamin.
d. Prestasi. -
Dalam sebuah festival makanan khas daerah, agar tercipta sikap bersatu dalam keberagaman, setiap siswa sebaiknya dapat mencoba makanan khas daerah kelompok lain dengan cara:
a. Meminta secara paksa.
b. Membuat sendiri makanan tersebut.
c. Menukar makanan dengan kelompok lain.
d. Membeli makanan tersebut. -
Lani dari Bali, Udin dari Betawi, Siti dari Jawa, dan Edo dari Maluku. Jika kamu berasal dari Jawa, maka pilihan terbaik untuk berteman adalah dengan:
a. Siti dan Lani.
b. Siti dan Udin.
c. Siti dan Edo.
d. Semua teman tanpa memandang asal daerah. -
Contoh penerapan sikap bersatu di lingkungan rumah adalah dengan:
a. Membantu korban banjir di luar rumah.
b. Membantu orang tua melakukan pekerjaan rumah.
c. Membantu tetangga yang kesulitan.
d. Membantu teman yang membutuhkan bantuan.
Mengembangkan Potensi Diri
Memahami diri sendiri, kelebihan, dan kekurangan adalah langkah awal untuk mengembangkan diri secara positif.
-
Sikap kita terhadap kelebihan diri sendiri seharusnya adalah:
a. Menyombongkannya kepada orang lain.
b. Tidak suka memamerkannya secara berlebihan.
c. Suka meremehkan orang lain yang tidak memiliki kelebihan yang sama.
d. Suka mengejek orang lain karena perbedaan. -
Salah satu keuntungan memiliki harga diri yang tinggi adalah:
a. Dibenci oleh orang lain.
b. Tidak dihargai oleh orang lain.
c. Memiliki banyak teman dan dihormati.
d. Akan lebih sukar untuk mendapatkan teman. -
Sikap seseorang yang tidak memiliki kepercayaan diri sering disebut dengan istilah:
a. Rendah hati.
b. Rendah sikap.
c. Rendah diri.
d. Sombong. -
Jika kita memiliki teman yang berasal dari keluarga kurang mampu secara finansial, kita tidak boleh:
a. Mengejeknya.
b. Mengabaikan pertemanan dengannya.
c. Menghargainya sebagai teman.
d. Menyukainya. -
Sebagai seorang anak yang baik, sebelum berangkat ke sekolah, tindakan yang paling penting untuk dilakukan adalah:
a. Meminta uang saku yang banyak.
b. Pamit kepada kedua orang tua.
c. Menangis terlebih dahulu agar diperhatikan.
d. Meminta uang jajan tambahan sebelum berangkat.
Kumpulan soal ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa kelas 3 SD dalam menghadapi Sumatif Akhir Tahun PPKN. Dengan latihan yang konsisten dan pemahaman yang mendalam, siswa akan lebih siap dan percaya diri dalam menjawab setiap pertanyaan.











