Teamlibas.com // Batam – MGea yang berdomisili di Batam diduga melakukan pengancaman kepada seorang Pimpinan redaksi Yutelnews.com. Sabtu 28/3/26.
Hal ini disampaikan bahwa dugaan ancaman dan pemerasan tersebut berawal dari pemberitaan terkait Grub Viral Nias Batam (VNB) yang mana Perintis dan Penanggungjawab grub tersebut
MGea sehingga merasa dirugikan hingga ratusan juta dan menuntut Yutel untuk membayarkan.
MGea kemudian membuat laporan secara tertulis dan diduga mengancam Yutel atas kerugiannya yang dimaksud.
MGea mempersoalkan pemberitaan terkait bantuan yang belum direalisasikan oleh Yutel yang mana saat itu Motornya (adik MGea) telah ditarik.
Yutel sebelumnya korban Bullying grub VNB yang mana beberapa akun WhatsApp melontarkan kata-kata yang merendahkan/ penghinaan. Untuk mencaritau kebenarannya Yutel meminta wartawan untuk menerbitkan berita tersebut.
Lalu pada hari ini MGea Diduga mengancam Yutel dengan mencari Yutel untuk bermaksud jahat.
” Gehon Nias Batam: Dmn pss mu…?
Gehon Nias Batam: Saya cari kau hebanarako,” tulis MGea kepada Yutel [28/3, 12.17].
Yutel pun merasa ketakutan dan membutuhkan perlindungan Hukum.
“Awalnya MGea meminta untuk menaikkan berita terkait dirinya soal Penanggungjawab Grub, saya ingat MGea dulu pernah minta bantu kepada saya soal motornya (adiknya) yang dirampas. Cuma caranya meminta bantu harus datang ke rumahnya untuk meminta keterangan, seolah sebagai raja untuk menghadap. Sementara saat itu ada kegiatan lain dan meminta berjumpa di pertengahan. Namun MGea ingin/harus ke rumahnya akhirnya tidak jadi saat itu,” katanya.
“Saya akan segera dan perlu melaporkan MGea karena berniat mencari saya hingga ke neraka. Diduga ada indikasi jahat, Tentu jika ada hal-hal buruk yang terjadi kepada saya ke depan MGea dipertanyakan sebagai saksi,” tegasnya.
MGea selain diduga melakukan pemerasan, intimidasi dan pengancaman kepada Yutel, ia juga menghina Perusahaan PT FASIM yang bergerak di Bidang jasa Keamanan dan juga membawa bawa nama Tokoh Nasional Masyarakat Nias Bpk, Prof. Yasona Laoli dan juga nama media Nawacita.
Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. /Tim













