Isu Begal Viral di Lubuk Baja Terbantahkan, Pengendara Akui Mabuk dan Terlibat Perkelahian

BATAM, Teamlibas.com — Kabar dugaan pembegalan sepeda motor yang sempat viral di media sosial dan menimbulkan keresahan masyarakat di kawasan Lubuk Baja, Batam, akhirnya terungkap. Muhammad Ikbal, yang sebelumnya disebut sebagai korban begal, memberikan klarifikasi bahwa peristiwa tersebut ternyata bukan aksi pembegalan, melainkan berawal dari kesalahpahaman di jalan.

Dalam video klarifikasi yang disampaikan pada Jumat (28/8/2026), Ikbal mengakui dirinya mengendarai sepeda motor dalam kondisi mabuk. Ia kemudian menyenggol orang lain hingga terjatuh dan terjadi perkelahian.

“Saya Muhammad Ikbal mengklarifikasikan terkait pemberitaan yang viral di media sosial bahwa saya kena begal. Peristiwa tersebut adalah kesalahpahaman, yang mana saya mengendarai sepeda motor dalam keadaan mabuk dan tidak sadar, menyenggol orang lain, kemudian saya terjatuh dan terjadilah perkelahian,” ungkap Ikbal dalam video klarifikasinya.

Ikbal menjelaskan, setelah perkelahian tersebut terjadi, dirinya panik dan memilih menyelamatkan diri dengan meninggalkan sepeda motor di lokasi kejadian.

Dalam kondisi tersebut, ia kemudian mendatangi Polsek Lubuk Baja untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Polsek Lubuk Baja selanjutnya melakukan penelusuran terhadap kejadian tersebut. Polisi akhirnya berhasil menemukan dan mengamankan kembali sepeda motor milik Ikbal yang tertinggal di lokasi.

Setelah mengetahui duduk perkara sebenarnya, Ikbal kemudian memilih menyelesaikan persoalan dengan pihak yang terlibat secara kekeluargaan. Ia juga menyatakan telah mencabut laporan kepolisian yang sebelumnya dibuat.

“Sepeda motor saya sudah ditemukan oleh polisi, dan saya telah menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Terima kasih kepada Polresta Barelang dan Polsek Lubuk Baja yang telah menemukan sepeda motor saya, dan saya telah mencabut laporan saya. Terima kasih,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Ipda Gihon Sahatma Togu Lumban Raja, membenarkan bahwa peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman.

“Ya, benar kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman dan korban telah mencabut laporannya di Polsek Lubuk Baja,” terang Ipda Gihon.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, kabar dugaan pembegalan yang sebelumnya beredar di media sosial dinyatakan tidak sesuai dengan fakta kejadian berdasarkan keterangan terbaru dari pihak yang bersangkutan dan kepolisian.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, khususnya terkait dugaan tindak pidana yang beredar di media sosial.

Masyarakat diminta menunggu informasi resmi dari pihak berwenang agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi maupun keresahan di tengah masyarakat.

Selain itu, kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tidak mengendarai kendaraan bermotor dalam kondisi dipengaruhi alkohol karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

You cannot copy content of this page