Respons Cepat Tambah Bak Sampah di Kawasan Pedestrian Pelaihari Tuai Pujian
Pelaihari, Kalimantan Selatan – Inisiatif sigap Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanah Laut (Tala) dalam menanggapi keluhan warga mengenai minimnya fasilitas bak sampah di kawasan pedestrian Jalan Hadji Boejasin, atau yang populer dikenal sebagai Palpalan Pelaihari, telah menuai apresiasi luas dari masyarakat. Tindakan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keindahan dan kenyamanan ruang publik.
Hanya dalam hitungan jam setelah menerima laporan dan keluhan dari warga pada hari Selasa lalu, tim dari DPRKPLH Tala segera bergerak cepat. Mereka memobilisasi sejumlah bak sampah portabel untuk ditempatkan di area yang kini menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk bersantai dan berkumpul.
Pantauan yang dilakukan pada hari Rabu, Juni 2026, menunjukkan bahwa beberapa unit bak sampah portabel kini telah terpasang di sepanjang trotoar depan Kantor Pengadilan Negeri Pelaihari. Sebelumnya, di area tersebut hanya tersedia satu unit bak sampah yang terletak di ujung depan kantor pengadilan. Kini, dengan penambahan dua unit bak sampah baru, fasilitas tersebut menjadi lebih memadai untuk memudahkan pengunjung dalam membuang sampah pada tempatnya.
Langkah penambahan fasilitas ini merupakan tindak lanjut langsung atas aspirasi masyarakat. Warga sebelumnya telah menyampaikan keluhan mengenai minimnya ketersediaan bak sampah di sepanjang kawasan pedestrian, yang membentang dari depan Kantor Dinas Kesehatan Tala, Pengadilan Agama, Kantor Kementerian Agama, hingga Kantor Pengadilan Negeri Pelaihari.
Jauhari Alamsyah, seorang warga Pelaihari, secara khusus mengapresiasi respons cepat yang ditunjukkan oleh DPRKPLH Tala. Menurutnya, keberadaan bak sampah merupakan fasilitas krusial yang tidak hanya berperan dalam menjaga kebersihan, tetapi juga meningkatkan estetika kawasan Palpalan, yang setiap malam selalu ramai dikunjungi oleh warga.
“Kami sebagai masyarakat Tala sangat berterima kasih atas respons cepat dari dinas terkait yang langsung menyediakan bak sampah di kawasan Palpalan setelah kemarin kami menyampaikan harapan agar fasilitas tersebut kembali tersedia,” ujar Jauhari.
Sebagai seorang pekerja swasta, Jauhari langsung menyempatkan diri untuk kembali meninjau kawasan Palpalan di depan Kantor Pengadilan Negeri Pelaihari pada malam harinya. Ia menyaksikan langsung adanya penambahan unit bak sampah portabel di lokasi tersebut. Keberadaan bak sampah ini, menurutnya, akan sangat membantu para pengunjung yang datang untuk bersantai sambil menikmati makanan dan minuman, sehingga sampah dapat dibuang dengan lebih tertib.
Meskipun demikian, Jauhari berharap agar jumlah bak sampah portabel ini dapat terus ditambah. Ia mengusulkan agar penempatan bak sampah dapat lebih merata, idealnya setiap jarak sekitar 10 meter, sehingga tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk membuang sampah sembarangan.
“Harapan kami, kalau bisa diperbanyak lagi. Paling tidak, setiap sekitar 10 meter tersedia bak sampah portabel seperti ini. Jadi, tidak ada lagi alasan masyarakat membuang sampah sembarangan karena tempat sampahnya sudah tersedia,” tegasnya.
Lebih lanjut, Jauhari menekankan bahwa penyediaan sarana pendukung seperti bak sampah perlu dibarengi dengan upaya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Hal ini penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Yang terpenting, kita tetap mengedukasi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Jika sarananya sudah memadai, tentu akan lebih mudah mengajak masyarakat untuk tertib. Harapan kami, Pelaihari yang sudah indah ini bisa menjadi semakin bersih dan nyaman,” tambahnya.
Evaluasi dan Komitmen Pemerintah Daerah
Menanggapi apresiasi dan masukan dari masyarakat, Kepala DPRKPLH Tala, Gusti Dwi Erzandi Kasuma, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kritik dan masukan yang konstruktif terkait kondisi kebersihan di kawasan Palpalan.
Erzandi menjelaskan bahwa partisipasi aktif dari warga merupakan elemen kunci dalam upaya menjaga fasilitas publik dan meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan oleh pemerintah daerah. “Terima kasih. Ini menjadi bahan evaluasi kami juga ke depannya,” ucap Erzandi.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk melakukan pembenahan dan pengawasan terhadap fasilitas kebersihan di berbagai ruang publik, termasuk kawasan pedestrian Palpalan yang saat ini telah menjadi salah satu ikon Kota Pelaihari.
Dengan adanya penambahan bak sampah ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan akan semakin meningkat. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan kawasan Palpalan yang tetap nyaman, bersih, dan menarik sebagai destinasi rekreasi keluarga maupun tempat bersantai bagi seluruh warga, baik pada sore maupun malam hari.







