Investasi di Parepare Menggeliat di Awal 2026: UMKM dan Kuliner Jadi Motor Penggerak
Parepare, Sulawesi Selatan – Kota Parepare menunjukkan sinyal positif dalam geliat investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Data terbaru menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menandakan optimisme yang tumbuh di kalangan investor.
Selama periode Januari hingga Maret 2026, total nilai investasi yang berhasil dihimpun oleh Pemerintah Kota Parepare mencapai angka Rp53,860 miliar. Angka ini melampaui pencapaian pada kuartal pertama tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp50,699 miliar. Peningkatan ini menjadi indikator awal yang menjanjikan bagi pertumbuhan ekonomi Kota Cinta.
Laporan realisasi investasi yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Parepare mengonfirmasi tren positif tersebut. Kepala DPMPTSP Kota Parepare, Ramah Amir, menjelaskan bahwa mayoritas investasi yang masuk hingga saat ini didominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi tulang punggung pergerakan ekonomi di Parepare, dengan sektor kuliner dan ritel modern sebagai kontributor utamanya.
“Kami melihat di Parepare ini, sebagian besar berasal dari PMDN. Pertumbuhan warung kopi (warkop) dan kafe-kafe baru menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam investasi mikro,” ujar Rahmah saat ditemui di Kantor DPRD Parepare pada Rabu, Juni 2026. Ia menambahkan bahwa dinamika bisnis kuliner yang terus berkembang, mulai dari kedai sederhana hingga tempat nongkrong yang lebih representatif, secara signifikan mendorong perputaran uang dan menciptakan lapangan kerja.
Rincian Realisasi Investasi Kuartal I 2026
Pada kuartal pertama tahun 2026, realisasi investasi dari PMDN tercatat sebesar Rp53,551 miliar. Angka ini menunjukkan dominasi investasi domestik dalam memacu pertumbuhan ekonomi lokal.
Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) turut berkontribusi, meskipun dalam skala yang lebih kecil. Investasi dari luar negeri yang masuk pada periode yang sama mencapai Rp308,276 juta.
- Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN): Rp53,551 miliar
- Penanaman Modal Asing (PMA): Rp308,276 juta
Rahmah menjelaskan bahwa investasi PMA umumnya berasal dari korporasi besar yang membuka jaringan atau kantor cabang di daerah. Salah satu contoh yang menarik perhatian adalah rencana investasi dari sektor hiburan, seperti bioskop yang berencana membuka cabangnya di Parepare. Kehadiran investor besar semacam ini diharapkan tidak hanya mendatangkan modal, tetapi juga teknologi dan standar operasional yang lebih tinggi.
Optimisme Meraih Target Tahunan
Dengan tren positif yang ditunjukkan di awal tahun, Rahmah Amir mengungkapkan optimisme yang tinggi untuk mencapai target realisasi investasi sebesar Rp175 miliar pada tahun 2026 ini. Target ini telah ditetapkan berdasarkan Rencana Strategis (Renstra) daerah dan diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Kota Parepare hingga akhir tahun anggaran.
Pencapaian target ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan dalam menarik investor dan mengembangkan potensi ekonomi daerah. Pemerintah Kota Parepare terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, termasuk melalui kemudahan perizinan dan dukungan terhadap pengembangan UMKM.
Menunggu Hasil Akhir Tahun untuk Kesimpulan Tren Jangka Panjang
Meskipun data awal kuartal pertama menunjukkan hasil yang menggembirakan, Rahmah menekankan bahwa kesimpulan menyeluruh mengenai tren pergerakan investasi baru dapat ditarik pada awal tahun berikutnya. Hal ini dikarenakan data dari kuartal keempat tahun 2026 baru akan rampung diakumulasikan pada akhir Januari 2027.
“Nanti di akhir Januari 2027, saat masuk triwulan keempat, baru bisa dilihat apakah trennya positif meningkat atau negatif,” jelas Rahmah. “Jika kami bisa mencapai target Renstra sebesar Rp175 miliar tersebut, maka trennya dipastikan positif.”
Perluasan sektor-sektor investasi yang beragam, termasuk potensi investasi di bidang pariwisata dan industri kreatif, juga menjadi fokus Pemerintah Kota Parepare untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selain itu, peningkatan infrastruktur pendukung seperti akses transportasi dan fasilitas pendukung bisnis lainnya terus dilakukan untuk menarik minat investor baik dari dalam maupun luar negeri.
Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan komitmen pemerintah daerah, Parepare optimis dapat terus menjadi tujuan investasi yang menarik dan terus berkembang di masa mendatang.











