SEORANG IBU DI BENGKALIS MINTA BAYINYA DIKEMBALIKAN, AKU TERTEKAN KONDISI EKONOMI

Teamlibas.com BENGKALIS – Seorang ibu muda di Kabupaten Bengkalis meminta agar bayi kandungnya dikembalikan setelah sebelumnya sempat terjadi kesepakatan lisan terkait adopsi anak.

Permintaan tersebut disampaikan sang ibu melalui pengaduan yang kini berencana dibawa ke pihak berwajib. Dalam keterangannya, ibu tersebut mengaku sejak awal tidak berniat menyerahkan anaknya secara permanen, melainkan hanya ingin menitipkan sementara di panti asuhan karena kondisi ekonomi yang sulit.

Menurut pengakuannya, persoalan bermula saat dirinya mencari informasi mengenai panti asuhan melalui seseorang bernama Ayong Salon. Namun nomor teleponnya kemudian diberikan kepada seorang perempuan yang disebut ingin mengadopsi bayi tersebut.

“Awalnya saya hanya ingin menitipkan anak sementara sampai saya bisa bekerja dan mengambilnya kembali,” ujar ibu tersebut dalam keterangannya.

Perempuan yang ingin mengadopsi bayi itu kemudian beberapa kali datang ke rumahnya selama masa kehamilan dan disebut sempat memberikan bantuan berupa makanan, buah, minuman, hingga uang sekitar Rp.10 juta.

Ibu kandung bayi mengaku berada dalam tekanan ekonomi dan keluarga menjelang persalinan. Meski demikian, ia menegaskan tidak pernah menjalani proses adopsi resmi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Saya sebenarnya tetap ingin mempertahankan anak saya, tapi kondisi ekonomi membuat saya tertekan,” ungkapnya.

Kini ia meminta agar bayinya dikembalikan dan menyatakan siap mengembalikan seluruh uang yang pernah diterimanya dari pihak calon pengadopsi.

Kasus tersebut rencananya akan dilaporkan ke untuk mendapatkan pendampingan serta penyelesaian sesuai prosedur hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang disebut hendak mengadopsi bayi tersebut.*(Team)

You cannot copy content of this page